Tim Identifikasi Bedah Gajah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tim Identifikasi Bedah Gajah

Foto Tim Identifikasi Bedah Gajah

* Untuk Mengetahui Penyebab Kematian

IDI – Tim identifikasi dari Satreskrim Polres Aceh Timur, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh membedah gajah yang ditemukan mati, Senin (18/4). Sebelumnya gajah itu mati di Afedeling VI kawasan perusahann perkebunan sawit swasta PT Dwi Kencana Semesta (DKS), di Gampong Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (17/4).

Identifikasi yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Budi Nasuha Waruwu SH bertujuan untuk mengambil sempel darah, kotoran, dan pembedahan terhadap jasad gajah yang ditemukan mati tersebut. “Gajah jantan yang ditemukan mati tersebut diperkirakan berumur sekitar 4-5 bulan, dan diperkirakan mati sekitar dua hari yang lalu,” ungkap AKP Budi.

Menurutnya, identifikasi pertama kali dilakukan oleh Polres Aceh Timur dan BKSDA Aceh, yaitu melalui penyisiran dengan radius 100 meter dari lokasi gajah mati. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada benda-benda yang mencurigakan.

“Tahap kedua kami mengambil contoh darah dan kotoran gajah tersebut. Selanjutnya, gajah mati itu dibedah oleh dr Ridwan dan dr Rika Marwati dari BKSDA Aceh. Tujuannya untuk mengambil hati, usus, limpa, lidah, dan cairan usus dari gajah tersebut yang nantinya akan dibawa ke laboratoirium,” jelas AKP Budi.

Untuk mengetahui hasil laboratorium tersebut, kata AKP Budi, pihaknya harus menunggu sekitar satu minggu. Setelah itu baru dapat diketahui penyebab kematian gajah tersebut. Setelah selesai melakukan pembedahan, tim identifikasi juga mengambil gading gajah tersebut yang panjangnya sekitar 3 Cm. “Gading gajah ini akan dibawa ke kantor BKSDA Aceh setelah melakukan penandatanganan acara serah terima dari Mapolres Aceh Timur kepada BKSDA Aceh, yang disaksikan Manajer PT DKS,” jelas AKP Budi. Sebelumnya sambung AKP Budi pihaknya juga telah meminta karyawan perusahaan PT DKS untuk mengubur bangkai gajah tersebut.

Seekor gajah jantan ditemukan mati di areal perkebunan sawit milik perusahaan swasta di Aceh Timur. Informasi warga bahwa gajah yang ditemukan mati di areal perkebunan sawit milik PT Dwi Kencana Semesta (DKS), tepatnya di afdeling VI, dan masih termasuk ke dalam kawasan Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Seorang karyawan PT DKS yang dikonfirmasi Serambi, MY (35) mengatakan, gajah jantan itu ditemukan mati pertama kali oleh seorang pekerja di bawah pepohonan sawit di kebun tersebut, Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Tapi tak diketahui penyebab kematian gajah jantan tersebut. Kondisi gajah tersebut juga masih dalam keadaan utuh. “Tidak ada luka bahkan gadingnya juga masih ada,” ungkap MY.(c49) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id