Baru Bebas, Pelajar Ini Mencuri Lagi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Baru Bebas, Pelajar Ini Mencuri Lagi

Foto Baru Bebas, Pelajar Ini Mencuri Lagi

* Dua Kali Terlibat Kasus Pencurian Sepmor

LHOKSEUMAWE – Seorang pelajar berumur 16 tahun asal Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, kembali ditangkap personel Polres Lhokseumawe pada Minggu (17/4), atas dugaan pencurian sepeda motor (sepmor). Berdasarkan catatan polisi, pelajar tersebut baru saja dibebaskan di Pengadilan dua bulan lalu, juga karena terlibat pencurian sepmor.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir, kepada Serambi, Senin (18/4) menyebutkan, pelajar tersebut sudah pernah ditangkap polisi pada Februari 2016 dalam kasus pencurian sepmor dan handphone.

Untuk perkara pencurian handphone, kata Yasir, kasusnya sampai ke pengadilan. Namun, karena terdakwa masih di bawah umur, maka dilakukan upaya damai (diversi), hingga terdakwa dibebaskan.

Sedangkan perkara pencurian sepeda motor diselesaikan secara damai, karena penampung sepeda motor yang dicuri oleh pelajar tersebut mau mengembalikan sepmor itu kepada korban. “Berarti ini merupakan perkara ketiga terhadap pelajar ini,” ujar AKP Yasir.

Sementara penangkapan tersangka pada Minggu (17/4), kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, dilakukan setelah mendapat laporan pengaduan dari keluarga korban. Korbannya adalah anak berumur 12 tahun, warga Desa Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Pencurian sepmor tersebut terjadi di kawasan line pipa. Setelah orang tua korban bernama Usman melapor ke polisi, polisi melakukan pengembangan. Tak lama kemudian, tersangka ditangkap polisi di rumahnya bersama sepmor yang dicurinya. “Tersangka langsung kita bawa ke Polres untuk proses hukum,” terang AKP Yasir.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir menjelaskan, kasus pencurian sepmor tersebut berawal ketika tersangka menghentikan laju sepmor jenis Beat yang dikendarai korban, di depan Stasiaun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batuphat, Lhokseumawe.

Saat korban berhenti, tersangka langsung naik ke sepmor dan berpura-pura minta diantar untuk mengejar temannya. Sampai di Simpang Line Pipa, tersangka minta ia yang mengemudikan sepmor, sedangkan korban diminta duduk di belakang.

Tak jauh setelah itu, tersangka menghentikan sepmor, lalu meminta korban turun dari sepmor. Karena korban tidak mau, tersangka meninju wajah korban hingga bibirnya berdarah. Lalu mendorong korban hingga jatuh ke dari sepmor, dan tersangka kabur serta meninggalkan korban di lokasi.

Menurut AKP Yasir, setelah itu, korban pulang ke rumah dan melaporkan kejadian itu pada ayahnya. Lalu ayah korban melaporkan kasus tersebut ke polisi.(bah) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id