Irwandi Persiapkan Jurus ‘Kilik’ | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Irwandi Persiapkan Jurus ‘Kilik’

Foto Irwandi Persiapkan Jurus ‘Kilik’

SIGLI – Bakal calon (balon) gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengaku telah mempersiapkan jurus kilik (elak) untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi dalam Pilkada 2017. Salah satunya, Irwandi terus melakukan pendekatan ke partai politik, agar langkahnya untuk maju dalam pilkada tidak terganjal qanun baru yang sedang digodok di DPRA, termasuk rencana pemberatan persyaratan dukungan untuk calon independen.

hal itu disampaikan mantan Gubernur Aceh periode 2007-2012 itu kepada Serambi usai menghadiri acara peresmian kantor Irwandi Center wilayah Pidie, di Jalan Prof A Majid Ibrahim, Sigli, Sabtu (16/4). Menurutnya, salah satu strategi dan jurus kilik yang ia persiapkan adalah dengan mendaftar untuk proses survei di Partai NasDem dan Partai Demokrat.

Pendiri Partai Nasional Aceh (PNA) yang memiliki tiga kursi di DPRA ini juga mengklaim telah melakukan pendekatan ke partai lokal lainnya, yaitu Partai Damai Aceh (PDA) yang memiliki 1 kursi di DPRA. “Ini langkah atau strategi kilik (elak). Semua jurus telah saya matangkan baik via partai maupun jalur independen,” sebutnya.

Menurut Irwandi, jika hasil survei dan uji elektabilitas yang dilakukan parnas dan parlok terhadap dirinya tinggi, maka akan mempermudahkan dirinya untuk mendapatkan tiket kandidat di pilkada. Selain terus menggalang dukungan dari parpol, tim sukses Irwandi juga telah membentuk tim pemenangan hingga ke tingkat gampong. “Saya paling siap membentuk tim sebelum heboh-hebohnya tim relawan,” jelasnya.

Disinggung adanya upaya pengganjalan jalur independen dalam draf perubahan Qanun No 5 tahun 2012 terkait pilkada, Irwandi berpendapat tindakan itu ibarat upaya memasukkan barang haram menjadi halal. Terutama pemberlakuan syarat setiap pendukung harus disertai satu materai Rp 6.000 dan didukung surat keterangan dari keuchik.

Syarat ini, lanjut Irwandi, akan sangat memberatkan dari sisi waktu dan finansial setiap kandidat. Padahal, semestinya, pada bulan Mei ini persiapan pengumpulan bukti dukungan KTP telah selesai. “Tapi nyatanya, kini dipertikaikan kembali. Ini jelas DPRA menciptakan ketidakpastian hukum. Buat apa mengumpulkan KTP bila nantinya tidak ada gunanya. Jadi, barang haram dijadikan halal dalam draf qanun perubahan. Jika ini disahkan, saya tetap menggugatnya,” tukas Irwandi.

Disambut meriah
Kehadiran Irwandi pada acara peresmian Irwandi Center Wilayah Pidie, Sabtu (16/4) kemarin, disambut meriah oleh massa pendukungnya. Mantan gubernur Aceh periode 2007-2012 ini ditemani tokoh dan ulama Pidie, Tgk H Abdul Wahab Krueng Seumideun yang merupakan mantan petinggi Majelis Tuha Peut Aceh Merdeka.

Tgk Abdul Wahab dalam sambutannya memuji sosok Irwandi yang menurutnya sukses kala memimpin Aceh. “Menurut saya, sosok Irwandi Yusuf merupakan sosok intelektual, memiiliki integritas tinggi, dan kesetiakwanan yang tinggi,” jelasnya.

Di depan pendukungnya, Irwandi memaparkan sejumlah dasar dan alasan sehingga dia ingin maju kembali dalam bursa Pilkada 2017. Ia juga memaparkan kembali program-program unggulan yang akan dilakukannya kelak.

Siang kemarin, Irwandi Yusuf dan rombongan juga menyempatkan diri menemui para pendukung di Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, yang dipusatkan di Gampong Tungue. Sebelum berkunjung ke ke lokasi, Irwandi menyantuni 32 anak yatim dengan menyerahkan paket kain sarung serta sejumlah uang tunai.(c43) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id