Golkar Sudah Jaring 101 Nama Balon | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Golkar Sudah Jaring 101 Nama Balon

Foto Golkar Sudah Jaring 101 Nama Balon

* 5 DPD II Golkar belum Serahkan Nama

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh sudah menerima 101 nama bakal calon (balon) bupati/wali kota. Nama-nama tersebut merupakan hasil penjaringan yang dilakukan oleh 15 DPD II seluruh Aceh.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif, menyebutkan, masih ada lima DPD II yang belum menyerahkan nama balon ke DPD I. Kelima DPD II tersebut adalah; Aceh Singkil, Bener Meriah, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Gayo Lues.

Untuk itu ia meminta kepada pengurus Golkar di lima kabupaten/kota tersebut agar segera menuntaskan penjaringan balon kepala daerah, karena tahapan penjaringan sudah melewati batas waktu yang ditentukan sebelumnya.

“Sebenarnya batas waktu penyerahan nama balon ke DPD I kita berikan sampai dengan tanggal 5 April 2016. Kemudian kita memberi toleransi waktu sampai tanggal 18 April, karena ada kegiatan rakerda (rapat kerja daerah),” kata Nurlif didampingi Wakil Ketua DPD I, Suprijal Yusuf, kepada Serambi, Minggu (16/4).

Nurlif menekankan bahwa penyerahan nama-nama balon kepala daerah tersebut sudah sangat mendesak, mengingat dalam waktu dekat ini DPD I bersama DPD II akan melakukan evaluasi terhadap nama-nama yang masuk. Hasil evaluasi tersebut kemudian dibawa dalam rapat pleno DPD I.

“Dalam rapat pleno nanti akan diputuskan tiga atau lima nama yang akan kita kirim ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat),” sebut Nurlif.

DPP kata dia lagi, selanjutnya akan melakukan survei tahap pertama yang dijadwalkan awal Mei 2016 nanti. “Berdasarkan info yang kita terima, DPP Golkar akan melakukan dua kali survei terhadap balon kepala daerah. Survei pertama dilaksanakan Mei dan survei kedua antara Juni atau Juli,” ungkapnya.

Dari hasil survei inilah ucap Nurlif, DPP baru menetapkan siapa sosok calon kepala daerah yang akan diusung Golkar dalam Pilkada 2017 nanti. Baik untuk calon bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota, maupun calon gubernur/wakil gubernur.

Oleh karena itu, apabila dalam batas waktu toleransi yang disediakan DPD II belum juga mengirimkan nama-nama balon kepala daerah, maka ia bersama pengurus DPD I akan mengambil sikap dengan mengajukan nama-nama balon berdasarkan hasil penjaringan yang dilakukan oleh DPD I selama ini.

Permintaan yang sama juga ia tujukan kepada DPD II yang hanya mengirimkan dua nama balon. Ia meminta kepada DPD II tersebut agar menambah usulan nama, minimal sebanyak lima orang. Apabila ini tidak dilakukan, maka DPD I akan menambah sendiri kekurangan nama tersebut.

“Sesuai juklak, minimal nama yang dikirim ke DPD I adalah sebanyak lima orang dan maksimal 10 orang. Jadi kenapa mesti kurang, itu tidak boleh, karena tak sesuai juklak,” pungkas Nurlif.(yos) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id