Nasaruddin Sambangi Atlanta | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Nasaruddin Sambangi Atlanta

Foto Nasaruddin Sambangi Atlanta

* Hadiri PameranKopi Dunia

TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM menyambangi Kota Atlanta, Amerika Serikat untuk menghadiri pameran kopi dunia yang diselenggarkan oleh Specialty Coffee Association of America (SCAA). Expo kopi dilaksanakan selama empat hari, dimulai Kamis (14/4) dan berakhir pada Minggu (17/4).

Bupati Nasaruddin tidak datang sendiri, tetapi memboyong 12 eksportir kopi Arabika Gayo, seiring undangan dari SCAA. Selama berada di ibukota Negara Bagian Georgia itu, para pengusaha yang dipimpin Bupati Nasaruddin mengikuti pameran, temu bisnis, termasuk menghadiri seminar dan cupping test kopi.

“Acara tahunan SCAA ini sangat strategis, karena dapat mempertemukan para eksportir kopi Gayo dengan para buyer (pembeli) dari seluruh dunia,” kata Nasaruddin dalam pers rilis ke Serambi, Sabtu (16/4). Dia menegaskan pameran ini harus diikuti, karena Amerika Serikat merupakan importir terbesar kopi arabika Gayo, bahkan mendistribusikan ke pasar seluruh dunia.

Disebutkan, pihaknya akan terus mendukung dengan memfasilitasi para eksportir kopi Gayo untuk membuka pasar langsung ke negara-negara lain di luar Amerika Serikat, seperti Uni Eropa yang menjadi pasar potensial. “Meski volume ekspor ke Amerika terbesar, secara bertahap ekspor ke negara lain di luar Amerika juga terus dibuka, seperti ke Eropa yang sudah mulai meningkat,” sebutnya.

Bupati Aceh Tengah ini menjelaskan warga Amerika Serikat sangat senang dengan kopi Gayo, karena kualitas, rasa dan aroma serta didukung dengan letak geografis. “Kopi Gayo langsung dari tangan petani dengan pengolahan organik, sehingga mampu menghasilkan cita rasa dan aroma kuat dan ini sesuai dengan permintaan konsumen di Amerika Serikat dan juga konsumen kopi dunia,” imbuhnya

Sedangkan Asisten Administrasi Pembangunan Aceh Tengah, Amir Hamzah yang turut mendampingi bupati ke Atlanta, menyebutkan, delegasi kopi Gayo mengikuti hampir seluruh rangkaian kegiatan SCAA Expo 2016. “Sebelumnya kita sudah bahas dan lakukan berbagai persiapan, sehingga tidak hadir begitu saja, tapi juga berpartisipasi secara dominan,” jelasnya.

Dia berharap penetrasi kopi Gayo di pasar global semakin luas dan berkembang. Amir Hamzah menyatakan rombongan akan kembali ke tanah air seusai pameran ditutup dan akan melakukan evaluasi atas kunjungan tersebut.

Seperti dilansir sebelumnya, di Kabupaten Aceh Tengah terdapat lahan kopi seluas 48.300 hektare dengan jumlah petani 33.100 kepala keluarga (KK). Kopi arabika terdiri dari lebih 24 varietas, namun setelah diteliti pada 2010 oleh Menteri Pertanian RI, menetapkan kopi arabika Gayo 1 dan Gayo 2 sebagai varietas unggulan.

Keunggulan dua varietas ini, berupa hasil produksi tinggi, disenangi petani dan diminati konsumen luar negeri, seperti Amerika Serikat, Eropa, Australia, Jepang dan Korea Selatan karena memiliki aroma khas. Jumlah ekspor dari Januari hingga September 2015, sebanyak 4.179 ton, dengan negara pengimpor terbesar Amerika Serikat.

Sementara, Arabika Gayo yang menjadi salah satu varietas kopi terbaik kembali mendapat pengakuan dari pengamat asing, terutama dari anggota Specialty Coffee Association of Europe (SCAE). Mereka menyebut sebagai kopi terbaik dunia, mulai aroma sampai cita rasa yang luar biasa.

Tim asosiasi kopi dari Eropa dan Asia yang tergabung dalam SCAE, Selasa (17/11/2015) siang, sekira pukul 14.00 WIB, menjelajahi kebun kopi Arabika Gayo di Kecamatan Bies, Aceh Tengah. Tim SCAE yang berjumlah 19 orang dari 11 negara ini, melihat langsung perkebunan kopi arabika serta aktivitas para petani kopi.(my) (uri/homas/ebriani/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id