Medang Ara Krisis Air Bersih | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Medang Ara Krisis Air Bersih

Foto Medang Ara Krisis Air Bersih

KUALASIMPANG – Warga Desa Medang Ara, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang hingga kini masih kesulitan memperoleh air bersih. Sebab, air sumur yang selama ini dikonsumsi warga kawasan perkebunan itu kuning dan berminyak. Karenanya, mereka berharap pipa jaringan air bersih bisa seheara masuk ke desa tersebut.

Sementara di Desa Paya Kulbi, kecamatan yang sama, warga membutuhkan dam air untuk mengairi sawah mereka seluas 50 hektare. Kedua masalah itu terungkap dalam reses Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Juanda SIP ke kawasan tersebut, Kamis (14/4).

Datok (Keuchik) Medang Ara, Saimin Karto Wiryo meminta PDAM menyediakan jaringan air bersih ke desa itu. Karena air sumur di desa itu berwarna kuning dan berminyak, menurut Datok, warga harus menyaring terlebih dulu. “Kami mendambakan istalasi PDAM masuk ke desa kami agar warga bisa mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Ia juga meminta anggota dewan memperjuangkan bantuan untuk renovasi masjid di desa itu. Warga setempat juga mengeluh terbatasnya lahan untuk areal pertanian dan fasilitas desa seperti olahraga.

Datok Kampong Paya Kulbi, Azis Abdillah mengatakan, saat ini kondisi jalan desa itu dengan desa lain di Kecamatan Karang Baru dan Manyak Payed belum tembus. Jika jalan tersebut tembus, akan memudahkan transportasi antardesa. Untuk itu, warga meminta anggota dewan memperjuangkan pembangunan jalan tersebut.

Warga juga minta Pemkab membanguan waduk untuk mengairi sawah seluas 50 hektare di kawasan itu. Sebab, selama ini petani hanya mengandalkan air tadah hujan dan sumur bor untuk mengairi sawah mereka.

Akan Diperjuangkan
MENYAHUTI permintaan warga, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Juanda SIP mengatakan, akan berusaha memperjuangkan permintan warga. “Kalau tidak semua terkabul, minimal kebutuhan yang mendesak akan kita perjuangkan,” janjinya.

Pada kesempatan itu Juanda menyerahkan bantuan untuk pengrajin sepatu di Dusun Bakti, Desa Paya Bedi Kecamatan Rantau untuk kebutuhan membeli bahan baku.(md) (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id