Nikah dengan Mantan, Perempuan Ini Mengaku Suaminya Sudah Meninggal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Nikah dengan Mantan, Perempuan Ini Mengaku Suaminya Sudah Meninggal

Foto Nikah dengan Mantan, Perempuan Ini Mengaku Suaminya Sudah Meninggal

aceh.Uri.co.id, SINGKIL – Satu sumur dua timba! Inilah pameo yang cocok untuk ulah Nur Azimah, wanita muda asal Kota Fajar, Aceh Selatan.

Demi nikah dengan mantan pacar, perempuan itu mengaku jika suaminya yang masih bugar diakui sudah meninggal. Hasilnya, ia diadukan ke polisi dan kini wanita dua anak itu dijebloskan ke sel prodeo Rutan Singkil.

Kasus dugaan poliandri (wanita dua suami) itu, kini sedang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Singkil. Perkaranya disidangkan di PN Singkil, lantaran saat kejadian perempuan dua anak ini menetap bersama suaminya di Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Dalam persidangan, Rabu (13/4), Jaksa Yusril Ardi dari Kejaksaan Negeri Singkil, menuntut Azimah masuk bui selama 5,5 bulan. Terdakwa menurut jaksa bersalah melakukan perkawinan tidak sah.

Kisah perempuan muda kawin lagi sebelum diceraikan suaminya Lukman Hakim, dimulai lima bulan lalu. Kala itu Nur Azimah yang menetap di Gunung Meriah, Aceh Singkil, pamit ke suamninya pulang kampung ke Kota Fajar. Namun hari berganti minggu, Azimah tidak kunjung pulang-pulang.

Lukman, tahu-tahu mendengar kabar burung di kampung sang istri tersandung cinta lama bersemi kembali (CLBK) dengan mantan pacar semasa gadis dulu bernama Sardiwan.

Cerita yang didengar tidak selesai di sana, Azimah diam-diam rupanya melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Tiga Lingga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Sebagai salah satu syarat bisa nikah lagi, Nur Azimah bersedia membuat surat pernyataan bahwa suami lamanya telah meninggal dunia.

“Sebagai syarat administrasi dibuat surat bahwa suami pertamanya telah meninggal. Namun surat itu telah disiapkan sama dengan surat Sardiwan yang menyatakan istrinya juga sudah meninggal,” kata Yursril saat ditanya usai sidang.

Memastikan informasi tersebut, Lukman mengajak seorang temannya pergi ke KUA Tiga Lingga. Hasilnya membenarkan istri sahnya telah menikah lagi dengan membuat surat kematian dirinya. Mengetahui hal itu Lukman mengambil langkah hukum dengan melaporkan istrinya ke polisi.

Perkara itu bergulir hingga ke pengadilan. Nur Azimah didakwa melanggar pasal 27 ayat 1 ke 1 junto pasal 84 KUH Pidana.

“Nur Azimah telah terbukti melakukan tindak pidana melakukan perkawinan tidak sah dan tidak ada alasan pemaaf. Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara 5 bulan dan 15 hari serta tetap dalam tahanan,” ujar Jaksa Penuntut Umum Yusril Ardi.

Ketua Majelis Hakim As’ad Rahim Lubis setelah mendengarkan tututan jaksa meminta Azimah, menyampaikan pembelaan secara tertulis. Sidang pembelaan tersebut akan digelar pada 20 April mendatang.

Di persidangan Azimah tampak malu-malu apalagi di ruangan ada suami pertamanya Lukam menyaksikan. Saat difoto pun Azimah terus memalingkan muka.(de) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id