Pipa Induk PDAM Tirta Daroy Pecah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pipa Induk PDAM Tirta Daroy Pecah

Foto Pipa Induk PDAM Tirta Daroy Pecah

* Suplai Air ke Tiga Kecamatan Terhenti

BANDA ACEH – Pipa induk Perusahaaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy di Simpang Surabaya, Kamis (14/4) sekitar pukul 17.30 WIB pecah akibat terkena alat berat pembangunan fly over. Insiden tersebut menyebabkan distribusi air untuk pelanggan di tiga kecamatan yaitu Kuta Alam, Syiah Kuala, dan Ulee Kareng terhenti sejak tadi malam.

Kepala Bagian Umum PDAM Tirta Daroy, M Juaini kepada Serambi kemarin malam mengatakan, insiden tersebut terjadi saat alat berat sedang melakukan pengeboran (boring) untuk pondasi fly over. “Pipa tersebut berdiameter 500 mm dan mendistribusikan air ke wilayah utara. Petugas selepas magrib melakukan perbaikan, yang mungkin baru selesai besok,” ujar Juaini tadi malam.

Menurutnya, imbauan dari pelaksana proyek untuk memindahkan utilitas sudah diterima beberapa bulan lalu. Namun, PDAM Tirta Daroy terkendala biaya pemindahan utilitas tersebut. “Pipa tersebut memang belum dipindahkan karena belum ada dana. Insiden ini terjadi di luar prediksi, kami harap masyarakat bisa bersabar,” kata Juaini.

Dia menambahkan, 15 personel dari tim distribusi dikerahkan untuk memperbaiki kebocoran tepat di depan tempat penjualan tiket pesawat di Sp Surabaya itu. Pasokan air untuk sementara dihentikan ke wilayah Utara, sedangkan bagian pipa yang pecah itu dipotong dan diganti dengan pipa baru dengan cara disambung. “Kami berusaha maksimal untuk memperbaiki pipa itu. Syukurlah pihak pelaksana proyek meminjamkan eskavator sehingga proses penggalian bisa lebih cepat,” jelasnya.

M Juaini mengaku, hingga saat ini sejumlah warga Kecamatan Kuta Alam terus menghubunginya terkait macetnya suplai air tersebut. “Atas nama PDAM Tirta Daroy saya minta maaf kepada pelanggan, karena insiden ini tak terduga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Aceh, Ir Zamzami yang dikonfirmasi Serambi tadi malam, mengaku belum mengetahui soal kebocoran pipa itu. Sebab, katanya, petugas belum melapor padanya. “Saya belum terima laporan dari PPK terkait insiden itu. Tapi tadi sore saya sempat melihat air keluar deras dari titik itu,” katanya.

Sebagaimana dikatakan Zamzami sebelumnya banyaknya jaringan dan tiang listrik, dan pipa air yang belum dipindahkan dikhawatirkan dapat memperlambat pekerjaan fly over. “Kalau kendalanya begitu-begitu terus, saya gak yakin bisa siap tepat waktu,” tegasnya.(fit) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id