Darmili: Sabar, Tunggu Musda | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Darmili: Sabar, Tunggu Musda

  • Reporter:
  • Jumat, April 15, 2016
Foto Darmili: Sabar, Tunggu Musda

* Terkait Desakan Nonaktif Sebagai Ketua Golkar Simeulue

BANDA ACEH – Ketua DPD II Golkar Simeulue, Drs Darmili, meminta para pengurus partai yang dipimpinnya bersabar. Permintaan tersebut disampaikan Darmili terkait adanya desakan para pengurus yang meminta dirinya dinonaktifkan sementara sebagai Ketua DPD II Golkar Simeulue.

“Saya minta rekan-rekan pengurus Golkar di Simeulue bersabar,” kata Darmili melalui kuasa hukumnya, Safaruddin SH, kepada Serambi, Kamis (14/4).

Dia melanjutkan, pada Mei ini akan digelar musyawarah nasional (munas), dan setelah itu dilanjutkan dengan musyawarah daerah (musda). Saat musda itulah ia mempersilahkan rekan-rekan pengurus menyampaikan aspirasinya.

“Apapun keinginannya, bisa disampaikan dalam musda. Itu mekanismenya. Jadi tidak perlu terburu-buru sehingga menganggu sistem dalam organisasi,” imbuh Darmili.

Desakan agar Darmili dinonaktifkan disampaikan sejumlah pengurus DPD II Golkar Simeulue serta Pimpinan Kecamatan (PK) dalam sebuah pertemuan dengan DPD I Partai Golkar di Banda Aceh, Rabu (13/4). Dalam pertemuan itu juga hadir Ketua DPD I Golkar, Teuku Muhammad Nurlif.

“Dalam pertemuan dengan ketua DPD I Golkar, semua yang hadir, yaitu pengurus DPD II Golkar Simeulue sampai pengurus kecamatan, sudah setuju untuk segera dinonaktifkannya Ketua DPD II,” kata Ketua Pengurus Harian Partai Golkar Simeulue, Ir Iskandar, menghubungi Serambi.

Dia menyebutkan, desakan nonaktif tersebut dimaksudkan agar Darmili bisa lebih fokus menghadapi proses hukum yang tengah berjalan saat ini. Darmili telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Aceh terkait kasus Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS).

Melalui forum itu juga, Pengurus Golkar Simeulue meminta DPD I agar menunjuk pelaksana tugas (Plt) ketua menggantikan Darmili. Termasuk meminta agar pelaksanaan musda Golkar dipercepat, sebelum pelaksanaan munas Mei mendatang.

Selain Iskandar, pengurus DPD II Golkar Simeulue lainnya juga menghubungi Serambi untuk menyampaikan hal yang sama. Di antaranya sekretaris dan kepala bidang organisasi dan pengkaderan partai Golkar Simeulue.

Mereka menilai, desakan agar Darmili dinonaktifkan merupakan kebijakan yang tepat untuk menjaga nama baik partai. Terkait desakan itu, DPD I dikatakan akan berkonsultasi dulu ke DPP Golkar dan jawaban akan diberikan sebelum munas.

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, TM Nurlif, saat dihubungi Serambi, Kamis (14/4) tadi malam, mengakui adanya pertemuan dengan beberapa kecamatan, termasuk Ketua Harian DPD II Golkar Simeulue, Rabu (13/4) kemarin.

Dia menjelaskan, sesuai dengan ketentuan dan kebijakan DPP Partai Golkar, bahwa proses pergantian ketua itu dilakukan melalui mekanisme musda. “Kita sudah menjelaskan hal tersebut dalam pertemuan dengan beberapa kecamatan dan Ketua Harian Golkar Simeulue pada hari Rabu kemarin,” ujarnya.

Terkait dengan pelaksanaan musda di tingkat II kabupaten/kota, Nurlif memastikan bahwa selain yang telah disetujui oleh DPP, maka pelaksanaan dilakukan setelah munas selesai, serentak di seluruh Indonesia. “Nanti kita akan sampaikan jadwal pelaksanaan musda itu setelah munas. Mudah-mudahan semua akan berjalan baik,” demikian Nurlif.(sm/yos) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id