HT Kukuhkan Pengurus Futsal Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

HT Kukuhkan Pengurus Futsal Aceh

Foto HT Kukuhkan Pengurus Futsal Aceh

BANDA ACEH – Ketua Federasi Futsal Indonesia (FFI), Hary Tanoesoedibjo (HT) mengukuhkan pengurus Asosiasi Futsal Aceh (AFA) periode 2016-2020 di Hotel Lading, Banda Aceh, Kamis (14/4) sore. Kepengurusan futsal perdana di Tanah Rencong ini diketuai Bardan Sahidi (lihat pengurus futsal Aceh).

Ketua AFA, Bardan Sahidi dalam sambutannya mengatakan, keberadaan futsal di Aceh merupakan langkah maju. Apalagi cabor futsal juga sudah dipertandingkan di Pekan Olahraga Aceh (PORA) XII/2014 di Aceh Timur, dari sebelumnya hanya berupa eksebisi. Kemudian, futsal juga sudah dipertandingkan di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIV 2015 di Aceh. Meski tak ada lapangan standar, tapi panitia kala itu sukses ‘menyulap’ GOR KONI Aceh menjadi lapangan futsal kelas nasional.

“Berkenaan kondisi di Aceh yang belum ada venue futsal yang standar, besar harapan kami untuk melaporkan kepada Ketua FFI agar dapat dibantu dan difasilitasi. Untuk lokasi, tak begitu bermasalah karena Aceh memiliki lahan yang luas,” lapor Bardan Sahidi yang disambut senyum simpul Hary Tanoe.

Dikatakan Bardan Sahidi, ke depan pembinaan atlet futsal menjadi prioritas. Supaya bisa menampilkan futsal Aceh untuk berprestasi ke tingkat nasional. “Karena sang juara tak datang tiba-tiba. Tapi melalui proses panjang dan pembinaan berkelanjutan. Ini akan menjadi tantang bagi pengurus AFA ke depan,” ulasnya. “Kami yakin Aceh akan menjadi lumbung pemain futsal ke depan,” lugas politisi PKS yang juga duduk di DPRA itu.

Di lain hal, Bardan mengharapkan, cabor futsal dapat dipertandingkan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XIV 2016 di Langsa pada Juli mendatang. Sebab, saat ini olahraga futsal ramai digemari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Sedangkan Hary Tanoe berharap futsal bisa maju di Indonesia. Pihaknya telah berusaha keras, bagaimana menambah minat olahraga futsal di kalangan masyarakat. Termasuk bagaimana futsal bisa ditonton seluruh Indonesia agar pengurus, pelatih, dan atlet, lebih termotivasi.

“Ke depan juga diperkuat dengan banyaknya kompetisi-kompetisi. Karena kompetisi membuat pemain dapat berlatih secara intensif. Kalau latihan tanpa kompetisi kurang menarik sehingga harus tingkatkan di daerah dan nasional. Kompetisi kita tingkatkan agar latihan meningkat juga,” ujar Ketua Umum DPP Partai Perindo itu.

Hary Tanoe juga menyinggung imbas yang diterima futsal akibat pembekuan terhadap PSSI. Karena sanksi PSSI itu berimbas juga ke futsal yang tak bisa ikut even internasional. Kalau ini berakhir, kata dia, perkembangan olahraga futsal diyakini akan lebih baik lagi. “Tapi kondisi ini tak boleh menurunkan semangat semua pihak untuk membina futsal,” tegasnya.

Ia mengaku senang dengan perkembangan futsal di Aceh dan diharapkan lebih maju lagi. “Harapan saya pengurus baru ini mampu membuat futsal di Aceh dapat lebih maju lagi. Apa yang bisa kita tingkatkan mari kita kerjakan bersama,” ujarnya.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Kabid Olahraga Dispora Aceh Musri Idris, Ketua Umum Asprov PSSI Aceh Adly Tjalok, Ketua Umum Pengprov IMI Aceh Ibnu Rusdi, Tarmizi dari Perbakin Aceh, tokoh olahraga Aceh Aminullah Usman, dan para undangan lainnya.(adi) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id