Zuckerberg, Stephen Hawking, dan Yuri Milner Bersama Memburu Alien | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Zuckerberg, Stephen Hawking, dan Yuri Milner Bersama Memburu Alien

Foto Zuckerberg, Stephen Hawking, dan Yuri Milner Bersama Memburu Alien

aceh.Uri.co.id — Alpha Centauri adalah salah satu sistem bintang terdekat dengan bumi. Jaraknya “cuma” 40 triliun kilometer atau setara 4,37 tahun cahaya. Ke sanalah tujuan misi pencarian makhluk asing paling ambisius sepanjang sejarah.

Inisiatornya ada tiga orang, yakni pendiri Facebook Mark Zuckerberg, fisikawan terkemuka Stephen Hawking, dan miliarder Rusia Yuri Milner.

Dirangkum KompasTekno dari Daily Mail, Kamis (14/4/2016), misi pencarian kehidupan makluk asing (alien) itu dinamai “Breakthrough Starshot” dan menelan biaya sebesar 100 juta dollar AS.

“Bumi adalah tempat yang indah, tapi mungkin tak akan selamanya ada. Cepat atau lambat kita mesti menjelajahi bintang-bintang. Breakthrough Starshot adalah langkah pertama perjalanan itu,” ujar Hawking.

Proyek Breaktrhough Starshot mengandalkan ribuan wahana mungil bernama nanocraft yang diluncurkan ke luar angkasa oleh roket konvensional. Begitu berada di orbit, nanocraft akan memulai perjalannanya.

Nanocraft berukuran sangat kecil, kira-kira sebanding dengan perangko. Beratnya cuma beberapa gram. Konsep propulsinya mirip-mirip dengan kapal laut, dimana nanocraft bergerak dengan “ditarik” oleh semacam layar khusus.

Bedanya, bukan angin yang akan mendorong layar nanocraft, melainkan sinar laser yang ditembakkan dari bumi. Metode “kapal layar” ini dipercaya bisa membuat sang wahana mungil bergerak dengan laju mencapai 20 persen kecepatan cahaya.

Waktu yang diperlukan untuk mencapai Alpha Centuri pun terbilang sangat singkat, hanya 20 tahun. Jauh lebih pendek dibandingkan perjalanan dengan pesawat antariksa terkencang saat ini, yang membutuhkan 30.000 tahun untuk pergi ke sana.

“Tembok yang membatasi kita adalah ruang jauh antara kita dan bintang-bintang. Tapi kita akan bisa melampauinya dengan sinar, layar, dan wahana antariksa teringan yang pernah dibuat,” imbuh Hawking.

Sesampainya di Alpha Centauri, nanocraft bakal mencari planet yang mirip bumi dan memotretnya.

Bakal butuh waktu tahunan untuk mengirim foto karena sinyal elektromagnetik yang dipakai sebagai medium pengirim bergerak dengan kecepatan cahaya, sementara cahaya butuh waktu 4,37 tahun untuk mencapai bumi.

Masalahnya, sebelum bisa memberangkatkan nanocraft pun, para ilmuwan di bumi butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan teknologi terkait.

Digabungkan dengan waktu perjalanan, agaknya warga bumi masih harus menunggu beberapa dekade lagi sebelum bisa melihat foto dari sistem bintang tetangga. (*) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id