Trans K Gratis Setahun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Trans K Gratis Setahun

Foto Trans K Gratis Setahun

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah menggratiskan ongkos bus Trans Koetaradja (Trans K) selama setahun untuk semua kalangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk sosialisasi bus bantuan Kementerian Perhubungan RI kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Gubernur kepada wartawan saat meninjau sembilan bus Trans K yang baru tiba dari Medan di Terminal Terpadu Batoh, Banda Aceh, Rabu (13/4). Sebelumnya, 4 April lalu sebanyak 16 bus Trans K juga tiba di Banda Aceh.

Dalam peninjauan itu, Zaini didampingi Sekda Aceh, Dermawan, Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda, Kadishubkomintel Aceh, Ir Hasanuddin, Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi, dan sejumlah kepala SKPA lainnya.

“Bus ini akan segera kita operasionalkan sebagai tahap uji coba dan ongkosnya akan kita gratiskan selama setahun untuk semua kalangan masyarakat,” kata Zaini. Menurutnya, bus yang memiliki 26 seat dan 50 gantungan ini diperuntukkan bagi semua elemen seperti pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Dengan adanya bus itu, Zaini berharap akan mengurangi jumlah warga yang menggunakan sepeda motor. Sehingga kemacetan pada sejumlah jalan di Banda Aceh juga berkurang. “Dengan kita sarankan warga naik bus Trans Koetaradja, saya kira penggunaan sepeda motor akan berkurang. Dalam waktu dekat bus itu akan kita ujicoba dulu, dimana ada kendala akan kita evaluasi,” ungkapnya.

Untuk menertibkan kendaraan yang parkir di jalur Trans Koetaradja, lanjut Gubernur, sudah disiapkan petugas di setiap jalur tersebut. Untuk tahap pertama, kata Zaini lagi, bus itu akan melewati koridor 1 yaitu Darussalam-Keudah sebanyak 6 unit dan Keudah-Darussalam 5 unit. “Trans Koetaradja akan beroperasi Senin sampai Sabtu pukul 07.00 hingga 22.00 WIB,” timpal Gubernur.

Reza Fahlevi mengatakan, dengan adanya bus Trans Koetaradja, objek wisata di Banda Aceh dapat lebih mudah diakses. “Jika ada bus dari bandara ke pelabuhan, turis dapat memperhitungkan waktu yang lebih jelas untuk sampai ke tujuan,” katanya.

Kabid Perhubungan Darat Dishubkomintel Aceh, Raidin Pinim mengatakan tahun ini Pemerintah Aceh melalui Dishubkomintel menganggarkan dana Rp 1,7 miliar untuk biaya sopir, kondektur, dan BBM bus tersebut.

Dikatakan, pihaknya juga akan melengkapi akses untuk disabilitas pada setiap halte bus Trans Koetaradja. Pasalnya, bus tersebut juga dilengkapi empat seat khusus untuk disabilitas. “Tahun ini, kita akan persiapkan halte untuk koridor 2 yaitu Bandara SIM-Pusat Kota- Pelabuhan Ulee Lheue dengan anggaran 6 miliar rupiah,” demikian Raidin Pinim.(una) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id