Golkar Aceh Bentuk 10 Koordinator Daerah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Golkar Aceh Bentuk 10 Koordinator Daerah

Foto Golkar Aceh Bentuk 10 Koordinator Daerah

* Dalam Rangka Persiapan Pilkada

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I PartaiGolkar Aceh, Rabu (13/4), menggelar rapat pleno dalam rangka membentuk 10 Koordinator Daerah (Korda). Jumlah korda tersebut sesuai dengan jumlah daerah pemilihan (Dapil).

Rapat pleno berlangsung di Aula Hotel Permata Hati yang dihadiri sekitar 80 pengurus. Rapat dipimpin langsung Ketua DPD I PartaiGolkar Aceh, T Muhammad Nurlif dan Sekretaris DPD I PartaiGolkar Aceh, T Machsalmina Ali, didampingi Ketua Harian, M Yusuf Ishaq.

Nurlif mengatakan, pembentukan korda ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi antara DPD I dengan DPD II yang ada di kabupaten/kota.

“DPD II cukup melaporkan ke korda apabila ada sesuatu hal yang penting. Bila dinilai sangat urgent dan tidak mungkin dipecahkan oleh korda, baru masalah tersebut dikoordinasikan dengan kami (ketua atau sekretaris DPD I),” kata Nurlif didampingi Wakil Ketua Bidang Hubungan Media, Suprijal Yusuf.

Nurlif juga menyebutkan bahwa tugas mendesak yang harus dilakukan oleh korda saat ini adalah melakukan koordinasi dengan DPD II mengenai kesiapan Pilkada 2017, termasuk penjaringan bakal calon bupati/wali kota.

Sampai saat ini ujar Nurlif, masih ada beberapa daerah yang belum mengirim nama-nama balon kepala daerah ke DPD I. “Untuk itu kita tugaskan korda melakukan kordinasi ke DPD II yang bersangkutan, karena akhir April ini nama balon tersebut sudah kita kirim ke DPP untuk dilakukan survei,” katanya.

Korda sambung Nurlif, juga ditugaskan untuk membuat jadwal musda di 17 kabupaten/kota yang rencananya akan dilaksanakan usai musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

Di samping itu, korda juga akan menjadi cikalbakal tim sukses untuk calon Gubernur yang akan diusung Golkar dalam Pilkada 2017. Karena itu, Nurlif mengaku telah meminta kepada masing-masing korda untuk membuat peta kekuatan di masing-masing kabupaten/kota, termasuk memantau pembentukan pengurus di akar rumput yaitu, pimpinan desa (pimdes).

“Pembentuk pimdes ini sudah sangat mendesak dilakukan oleh semua DPD II bersama Pimpinan Kecamatan (PK). Karena keberhasilan dalam Pilkada akan sangat ditentukan kemenangan di tingkat gampong (desa),” ucap Nurlif.

Ketua DPD I PartaiGolkar Aceh, TM Nurlif, memberi ultimatum kepada tiga DPD II meliputi, Aceh Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Timur, untuk segera menggelar musyawarah daerah (Musda) dalam rangka memilih kepengurusan baru yang definitif. “Ini sesuai intruksi DPP,” kata Nurlif, Rabu (13/4).

Untuk itu, ia mengaku sudah menugaskan korda yang masuk dalam wilayah kerja tiga DPD II agar melakukan koordinasi dengan pengurus di masing-masing kabupaten/kota tersebut, sehingga musda bisa segera dilaksanakan, paling lambat akhir April 2016.

“Kita harap mereka sudah memberi laporan pada kesempatan pertama, karena ini tugas yang sangat mendesak dan harus siap dilaksanakan dalam dua pekan ini,” ujarnya.

Menurut Nurlif, apabila ketiga DPD II itu belum menggelar musda, maka mereka tidak akan bisa mengikuti munaslub. Munaslub ujar Nurlif, hanya bisa diikuti oleh DPD yang ketuanya meninggal dunia atau berhalangan tetap, atau saat ini ketuanya dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Saat ini sebut Nurlif baru tiga DPD II yang sudah menggelar musda dan statusnya sudah definitif, yaitu Banda Aceh, Pidie Jaya, dan Sabang. Sedangkan terhadap 17 DPD II lainnya, musda dilakukan usai munaslub.

Ke-17 DPD II tersebut adalah Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Simeulue, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Langsa, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues.(yos) (uri/aufik/arahdiba/TF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id