81 Balon Kandidat Ikut Survei Demokrat | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

81 Balon Kandidat Ikut Survei Demokrat

Foto 81 Balon Kandidat Ikut Survei Demokrat

* Pengumuman Juni 2016

BANDA ACEH – Sebanyak 81 bakal calon (balon) kepala daerah se-Aceh dipastikan akan mengikuti survei yang dilakukan oleh Partai Demokrat. Survei tersebut untuk menjaring calon kepala daerah yang akan diusung dan didukung oleh partai berlambang bintang mercy itu pada Pilkada 2017 nanti.

Wakil Ketua Tim Penjaringan Balon, Dalimi SE Ak dan Iqbal Farabi, dalam konferensi pers, Selasa (12/4), mengatakan, semua balon kandidat tersebut merupakan orang yang telah mengembalikan berkas formulir survei ke DPD Partai Demokrat Aceh. Pendaftaran dibuka sejak 24 Maret dan ditutup pada 11 April 2016.

“Secara prinsip, Partai Demokrat berkinginan membuka ruang sebesar-besarnya kepada siapapun yang sejalan membangun Aceh secara positif. Partai Demokrat selalu siap melayani rakyat tanpa memandang seragam, sebab untuk membangun image Aceh yang positif, itu perlu dilakukan secara bersama-sama,” kata Dalimi.

Lebih lanjut dia merincikan, dari 81 kandidat yang mengembalikan berkas survei, 21 orang di antaranya adalah balon kandidat wali kota dan 56 orang lainnya kandidat bupati. Semuanya berasal dari 20 kabupaten/kota yang akan mengikuti pilkada serentak tahun 2017.

Di antara jumlah itu, sebutnya, terdapat empat orang kandidat perempuan dan empat kandidat gubernur Aceh. Keempat balon gubernur Aceh tersebut adalah Muzakir Manaf alias Mualem (Ketua DPA Partai Aceh/Wakil Gubernur Aceh), Tarmizi A Karim (mantan Pj Gubernur Aceh dan Kalimantan Selatan), Ahmad Farhan Hamid (politis PAN dan mantan wakil ketua MPR RI), dan Irwandi Yusuf (mantan gubernur Aceh).

Selanjutnya, setelah tim penjaringan menerima berkas formulir pendaftaran survei kandidat, langkah selanjutnya adalah melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).

Kegiatan itu dilaksanakan di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Lueng Bata, Banda Aceh, Kamis (14/4) besok. Menurut Iqbal Farabi, fit and proper test dilakukan oleh 10 tenaga penguji yang dibagi dalam dua kelompok dan berlangsung selama 10 hari.

Setiap harinya, tenaga penguji akan mewawancarai balon bupati dan wali kota maksimal delapan orang atau empat orang per kelompok. Sedangkan balon gubernur tidak diuji karena itu kewenangan DPP Partai Demokrat.

“Setelah pelaksanaan fit and proper test, baru masuk tahap survei yang dilakukan oleh lembaga survey nasional bernama ‘Jaringan Suara Indonesia’,” ucapnya.

Survei dilakukan selama sebulan, sejak Mei hingga Juni 2016. Biaya survei menghabiskan anggaran sebesar Rp 1.3 miliar yang bersumber dari kader Partai Demokrat. Sedangkan untuk balon kandidat yang disurvei tidak dikenakan biaya.

Dia menjelaskan, hasil survei itu nantinya akan disampaikan ke DPP Partai Demokrat untuk ditentukan siapa calon kepala daerah yang akan diusung dan didukung. “Pengumuman kandidat insya Allah akan dilakukan pada Juni 2016,” ujarnya.

Selain Partai Demokrat dan Partai NasDem yang lebih dahulu menutup pendaftaran survei, masih ada partai lain yang melakukan survei, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Aceh.

Meski kedua partai itu belum menutup masa pendaftaran, setidaknya hingga kemarin kedua partai tersebut masih sepi dari peminat. Ketua Tim Pilkada DPW PAN Aceh, T Hasbullah HD kepada Serambi mengaku pihaknya masih menunggu balon kandidat yang akan mendaftar ke PAN. Pihaknya membuka pendaftaran dari sejak 6 sampai 21 April 2016.

“Untuk balon bupati dan wali kota bisa mendaftar ke DPD PAN di masing-masing daerah, sedangkan balon gubernur Aceh mendaftar ke DPW PAN Aceh,” katanya.

Dia merincikan, saat ini ada beberapa DPD yang sudah menerima pengembalian formulir survei dari balon kandidat, seperti di DPD PAN Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh Tamiang, Lhokseumawe, Aceh Tengah dan Sabang. “Setiap daerah itu, ada yang mendaftar dua sampai tiga orang. Tapi yang sudah mengambil formulir ada dibeberapa daerah, tapi mereka belum mengembalikannya,” ujarnya.

Sementara Ketua Tim Penjaringan Daerah (TPD) Partai Hanura Aceh, Teuku Agung ST, mengatakan, pihaknya telah membuka pendaftaran sejak 30 Maret sampai 18 April 2016. Namun, hingga kemarin dari 20 DPC Partai Hanura se-Aceh, baru dua DPC yang sudah menerima pengembalian formulir dari balon kandidat, yaitu DPC Hanura Kabupatan Simeulue dan Aceh Tenggara.

“Yang sudah mengambil formulir banyak. Biasanya pengembalian formulir itu akan banyak pada akhir jadwal pendaftaran. Jadi saat ini kita masih menunggu,” katanya.(mas) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id