Delapan Ide Film Terbaik Lolos ADC | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Delapan Ide Film Terbaik Lolos ADC

Foto Delapan Ide Film Terbaik Lolos ADC

BANDA ACEH – Sebanyak delapan ide cerita film terbaik lolos ke Aceh Documentary Competition (ADC) 2016. Delapan ide cerita itu lolos setelah menyisihkan sejumlah ide cerita lainnya yang dikirim oleh peserta dari seluruh Aceh. Setelah diberi pelatihan, akan dipilih lima ide untuk diproduksi menjadi film dokumenter.

Manager Aceh Documentary Competition (ADC), Fuad Ridzqi kepada Serambi, Senin (11/4) mengatakan, tahun ini ADC sudah memasuki tahun ke 4 pelaksanaannya. Namun berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini panitia tidak menentukan tema, sehingga peserta bebas memilih isu.

“Karena tidak ditentukan temanya, maka tahun ini ide cerita yang masuk sangat bervariasi, serta sangat sesuai dengan konteks kekinian, mengenai apa yang sedang terjadi di Aceh,” ujarnta.

Menurutnya, jumlah ide cerita yang masuk berjumlah sekitar 20 proposal. Setelah melalui dua seleksi yang dilakukan oleh tim ADC dan pakar, maka terpilihlah delapan ide cerita itu. Sehingga mereka berhak mendapatkan kesempatan mengikuti workshop pengembangan ide cerita di Banda Aceh, bersama para ahli profesional dokumenter.

Judul ide cerita yang lolos itu yakni, A village called paradise, oleh Silvira Nazzai dan Sayid Firyal Ramzy (Aceh Besar). Diam bukan diam, oleh Muhammad Ridwan Harahap dan Ivif Monica (Lhokseumawe). Hening, oleh Rizki Amalia dan Saryulis Yasir Arafat (Lhokseumawe). Kehidupan di ujung senja, oleh Maulidar dan Astina Ria (Banda Aceh).

Selanjutnya judul, Melepas beban umat, oleh Dhinar sari dan Annisa Amanda putri (Aceh Besar). Panggung yang terlupakan, oleh Munawar Khalid dan Miranda (Bireuen). Kehidupan Suku Raja Ubit Paska di Rimba, oleh Said Rasul dan Masri Arif (Nagan Raya). Tanoh Akhe, oleh Fadhilah Sari dan Nova Andiyaani (Banda Aceh).

Sedangkan juri dalam seleksi ADC 2016 yaitu, Jamaluddin Phonna (Ketua ADC), Gading Hamonangan (pengamat sosial & Budaya), Amri Azoka (Departemen Produksi ADC) dan Ayi Meugit (Departemen Program ADC).

Aspek penilaian meliputi, potensi cerita termasuk orisinalitas ide, Kedalaman riset dan observasi peristiwa, lokasi serta karakter subjek, potensi visual, dan jangkauan materi produksi mampu dilakukan dalam waktu 10 hari. (mun) (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id