Polres Aceh Tamiang Musnahkan Bawang Ilegal | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polres Aceh Tamiang Musnahkan Bawang Ilegal

Foto Polres Aceh Tamiang Musnahkan Bawang Ilegal

aceh.Uri.co.id, KUALASIMPANG – Aparat Reskrim Polres Aceh Tamiang melakukan pemusnahan barang bukti 240 karung bawang merah ilegal asal luar negeri di Mapolres, Selasa (12/4/2016).

Pemusnahan itu dipimpin Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang didampingi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kualasimpang, perwakilan Kejaksaan Kualasimpang, dan Kanit Intel.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Yoga Prasetyo SIK melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang kepada aceh.Uri.co.id mengatakan, pemusnahan bawang ilegal dilakukan karena barang bukti tersebut sifatnya menyusut dan busuk karena bawang ilegal ini di tangkap seminggu lalu.

Kasat menjelaskan, kronologis penangkapan bawang merah asal India ini, dilakukan pada Rabu (6/4/2016) sekitar pukul 04:30 Wib, yang diangkut dengan satu unit mobil truk warna kuning BL 8529 UK yang bermuatan 240 karung bawang merah (bersifat menyusut).

Truk ditangkap pada saat berhenti di depan SPBU Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang yang dibawa tersangka pengakut, Supriyatno (40) yang berprofesi supir warga Dusun Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang sedangkan pemilik bawang tidak diketahui dan sedang dalam penyelidik.

Bawang merah tersebut, tambah Kasat, berdasarkan label yang ada di pada karung bawang merah berasal dari India yang diekspor ke Malaysia, kemudian di bawa masuk ke Indonesia melalui jalur laut.

Diduga masuk ke daratan seputaran pesisir Desa Bukit Selamat, Kecamatan Halban, Kabupaten Langkat. Kemudian dimuat ke dalam truk colt diesel BK 8259 UK yang dikemudikan Supriyatno menuju Aceh melalui jalan Medan- B Aceh perbatasan Langkat Tamiang.

Tesangka terancam pidana melanggar pasal 5, Jo pasal 6, Jo pasal 31,ayat 1 UU RI No 16 tahun 1992 tentang karantina hewan ikan dan tumbuhan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp 150 juta. (uri/leny/andraini/GC)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id