Sidang Rohingya Berganja Ditunda | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Sidang Rohingya Berganja Ditunda

Foto Sidang Rohingya Berganja Ditunda

* Saksi Ade Charge tak Hadir

LHOKSUKON – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (11/4), kembali menggelar sidang kasus narkotika jenis ganja yang menyeret Abdurrahman Fauzul Kholim (20), warga Rohingya yang selama ini menetap di Shelter Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, sebagai terdakwa.

Namun, sidang itu tak dapat dilanjutkan karena saksi ade charge (saksi meringankan) tak mampu dihadirkan pengacara terdakwa Anita karlina SH dan Heny Naslawaty SH.

Sidang itu dipimpin Abdul Wahab SH didampingi dua hakim anggota Maimunsyah SH dan Fitriani SH, dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ivan Damarwulan SH. Sedangkan terdakwa hadir bersama pengacaranya Anita Karlina SH. Usai membuka sidang, hakim langsung menanyakan kepada pengacara terdakwa apakah sudah hadir saksi meringankan.

Anita Karlina menyebutkan tak hadir saksi yang meringankan. Lalu Hakim, jaksa dan pengacara sepakat untuk sidang Senin (11/4) mendatang dilanjutkan dengan agenda mendengar materi tuntutan dari JPU. Pada sidang agenda mendengar materi dakwaan dan pemeriksaan saksi serta terdakwa, jaksa menghadirkan dua penerjemah dari organisasi internasional, Hamzah dan Kautsar.

Untuk diketahui, Abdurrahman ditangkap warga pada 15 Desember 2015, setelah ditemukan ganja di kamarnya oleh warga. Lalu pria itu diserahkan ke mapolsek Kuta Makmur. Hasil tes urine, pria itu juga positif mengkonsumsi narkoba. Ganja itu diperoleh dari Ramdan Ali, juga warga Rohingya, sekarang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).(jaf) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id