Lahan Warga di Keumuning Hulu Kembali Terbakar | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Lahan Warga di Keumuning Hulu Kembali Terbakar

Foto Lahan Warga di Keumuning Hulu Kembali Terbakar

aceh.Uri.co.id, LANGSA – Lahan pertanian masyarakat di Desa Keumuning Hulu, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Senin (11/4/2016) ‎kembali terbakar.

Kebakaran ini sudah memasuki hari ke empat sejak Jumat (8/4/2016) lalu, namun api masih sulit dipadamkan karena medan yang begitu sulit.

‎Sementara itu proses pemadaman api di lahan gambut dan pertanian warga ini sangat terkendala lokasi air yang jauh, sehingga pihak pemadam harus kembali ke Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, yang berjarak sekitar 25 km dari Desa Keumuning Hulu.

Mobil tangki air yang menyuplai air ke lokasi tidak bisa menuju titik pemadaman, karena jalur ke sana kondisinya berbukit dan masih sengat sempit.

Selain itu armada mobil kebakaran juga sangat minim, bahkan BPBD Langsa yang sifatnya membantu karena area berada di Aceh Timur, selama ini terus melakukan pemadaman.

Sementara pihak BPBD Aceh Timur berapa hari terakhir ‎hanya 1-2 unit mengirimkan mobil damkarnya, itupun mereka tidak sepenuhnya dan melakukan pemadaman dan terkesan lamban merespons kemunculan api di area pertanian masyarakat tersebut. Pihak BPBD Langsa yang selalu duluan ‎ke lokasi.

Bahkan Senin (11/4/2016) hingga memasuki sore ‎hari, aceh.Uri.co.id yang berada di lokasi belum terlihat mobil damkar Aceh Timur datang ke lokasi.

Sedangkan dua unit mobil BPBD terdiri satu unit mobil mini fighter TRC sebagai penyemprot air dan satu unit mobil tangki berada di lokasi, untuk melakukan pemadaman semampunya.

‎Api begitu cepat menjalar karena daerah setempat selama ini tidak ada hujan, ditambah lagi sebagian besar tanaman gambut daerah itu sudah mengering total.

Api yang terus menjalar selain mengancam tanaman karet, coklat, jati dan lainnya milik warga, juga snagat mengancam area penduduk Desa Keumuning Hulu. (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id