Kaum Ibu Belajar Tanam Sayur Tanpa Tanah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kaum Ibu Belajar Tanam Sayur Tanpa Tanah

Foto Kaum Ibu Belajar Tanam Sayur Tanpa Tanah

BANDA ACEH – Sebanyak 35 ibu-ibu dari berbagai instansi di Banda Aceh mengikuti pelatihan metode tanam Hidroponik, Minggu (10/4) di Jamboe Geumuloh, Lambaro Skep, Banda Aceh. Hidroponik merupakan metode tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam, tapi hanya menggunakan air. Dan metode ini cocok diterapkan di lahan sempit perkotaan.

Pelaksana pelatihan, Syahrul Alam SH yang didampingi Munawwarah SPd kepada Serambi mengatakan, metode tersebut sudah banyak diterapkan di beberapa kota besar di Indonesia. Saat ini kata dia, pihaknya melatih ibu-ibu dari berbagai instansi pemeritah kota Banda Aceh dan perusahaan, untuk menjadi pelopor metode tanam inovatif tersebut.

“Kita bisa bercocok tanam dengan lahan sempit, tanpa tanah, dan tidak perlu disiram. Air sebagai pengganti tanah dialirkan dengan mesin akuarium melalui pipa paralon,” kata Syahrul, seraya menyebut hampir semua jenis sayuran daun bisa menggunakan hidroponik seperti kangkung, selada, sawi, pakcoi, cabe, tomat, melon, namun berbeda takaran nutrisinya.

Menurutnya, metode Hidroponik diterapkan melalui tiga fase yaitu penyemaian bibit di media Rockwool (seperti gabus) selama 7 hari, meja peremajaan selama 2 minggu, dan terakhir ke meja produksi selama 2 minggu. “Tanaman baru boleh diberikan nutrisi pada fase kedua dan ketiga. Masa tanam setiap tumbuhan berbeda, kangkung paling cepat bisa dipanen hanya dalam 22 hari,” katanya.

Dia menambahkan, hidroponik memiliki banyak keunggulan dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain menghemat lahan, metode itu membuat sayur dan buah menjadi lebih segar dan renyah.

Sementara soal kelemahannya, Syahrul mengaku nutrisi hidroponik hingga saat ini masih dipesan dari Pulau Jawa. Dia katakana, nutrisi tersebut mengandung unsur hara lengkap seperti Kalium Nitrat, Kalsium Nitrat, Magnesium Sulfat, Monokalium Fosfat, Ammonium Sulfat dan unsur lainnya.(fit) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id