Jembatan Darurat Kapan Direhab | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Jembatan Darurat Kapan Direhab

Foto Jembatan Darurat Kapan Direhab

SIGLI – Jembatan darurat di Gampong Geunteng, Kecamatan Batee, Pidie, hingga Minggu (10/6) belum juga diperbaiki. Padahal Pemkab Pidie berjanji akan merehab jembatan lantai kayu yang kini keropos itu. “Kami bertanya kepada pemerintah, kapan lantai jembatan itu akan direhab? Karena saat ini sejumlah warga sydah banyak yang hampir tercebur sungai akibat lantai jembatan darurat ini sudah seharusnya diganti, karena sudah tak mampu lagi menahan beban,” kata Abdurahman (45), tokoh Gampong Geunteng Timur, kemarin. Seluruh warga di sana juga mengaku selalu khawatir saat anak-anak terpaksa harus melintasi jembatan rusak ini, saat siang apalagi

Padahal dari kondisi fisik jembatan ini, abutmen jembatan sudah selesai dibangun di bagian pangkal jembatan, dan tak dilanjutkan pembangunannya. “Abutmen itu dibangun beberapa tahun lalu, tapi tidak dilanjutkan lagi, dan kini sudah retak-retak,” ujarnya.

Masyarakat Gampong Genteng Timur dan Geunteng Barat, di Kecamatan Batee, Pidie, mengharapkan jembatan ke gampong mereka dibangun permanen tahun ini.

Menurut warga, jembatan darurat sudah berkali-kali direhab, tapi belum permanen. Sehingga rawan amblas, dan setiap tahun harus diperbaiki karena jembatan ini banyak dilintasi truk membawa material proyek.

“Kondisi jembatan kini makin parah dan nyaris ambruk. Jika jembatan ini ambruk, akses jalan dari dan ke Geunteng pun putus total, karena tidak ada akses lain,” tambah Abdurrahman.

Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Pidie, Muhammad Nazar ST MT, mengaku sudah berkali-kali mengusulkan perbaikan ke pemerintah provinsi. “Awalnya dikatakan akan dibangun dalam tahun 2016, tapi setelah pengesahan anggaran tahun ini, ternyata kelanjutan pembangunan jembatan dimaksud tidak ada dalam program tahun ini,” kata Kadis BMCK Pidie.

Padahal, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Aceh, Rizal Aswandi yang dihubungi Serambi beberapa waktu lalu pernah mengatakan bahwa jembatan Geunteng ini masuk 10 skala prioritas yang hendak dibangun tahun 2016 ini.

“Karena keterbatasan anggaran, maka beberapa jembatan ditunda pembangunannya, termasuk jembatan Geunteng. Kami hanya bisa mengupayakan untuk mengusulkan kembali dalam APBA-Perubahan. Namun, untuk penanganan sementara, kami akan lakukan rehab bagian yang sudah lapuk, agar akses tidak sampai putus total,” janji Rizal Aswandi, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Aceh, saat itu.(aya) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id