Gayo Lues Gelar MTQ | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gayo Lues Gelar MTQ

Foto Gayo Lues Gelar MTQ

* Diikuti 352 Peserta

BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VI dengan total hadiah Rp 97 juta. Sebanyak 352 peserta dari 11 kecamatan akan bersaing menjadi yang terbaik dari lima cabang yang diperlombakan selama tiga hari, dari Jumat (8/4) sampai Minggu (10/4).

Perhelatan bagi para qari-qariah Negeri Seribu Bukit itu dilaksanakan di Terminal Terpadu Cinta Maju dengan tuan rumah, Kecamatan Blangpegayon. Bupati Galus, Ibnu Hasim membuka secara resmi kegiatan pencarian qari-qariah terbaik untuk mengikuti perlombaan serupa tingkat provinsi pada Jumat (8/4) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Seluruh unsur Muspida Plus hadir, selain ratusan peserta dan masyarakat untuk menyaksikan penampilan grup drum band MTsN Blangkejeren sebelum acara dibuka bupati. Kemudian, dilanjutkan dengan pawai ta’aruf dari masing-masing kecamatan, diawali kafilah Putri Betung, Tripe Jaya dan Terangun.

Pawat ta’aruf kafilah Pining, Blangkejeren, Pantan Cuaca, Kutapanjang, Rikit Gaib, Blangjerango, Dabun Gelang, ditutup dengan kafilah tuan rumah, Blangpegayon. Pawai ini mendapat sambutan dari para pendukung masing-masing, termasuk anggota keluarga kafilah yang hadir mendampingi putra-putrinya.

Bupati Galus Ibnu Hasim, dalam sambutannya mengatakan, MTQ tingkat kabupaten ini diselenggarakan dua tahun sekali. Dia menjelaskan kegiatan itu bertujuan mencari kader qari=qariah terbaik untuk mengikuti even serupa tingkat provinsi pada 2017 mendatang.

Ibnu Hasim menambahkan, MTQ ini juga untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan isi Quran. “Melalui MTQ ke-VI ini, warga Galus harus menjadikan Quran sebagai landasan berpikir, penuntun dalam berkarya serta ikut membangun daerah,” sebutnya.

Sedangkan Ketua panitia pelaksana, H Awaluddin M SAg, kepada Serambi, Sabtu (9/4) mengatakan MTQ ini berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta sebanyak 352 orang dari 11 kecamatan. Dia menjelaskan para peserta telah dibimbing oleh ofisial kecamatan untuk mengikuti lima cabang perlombaan yakni Tilawah, Hifzil, Fahmil, Syarhil dan Khatil Quran.

Awaluddin M yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Galus menyatakan dari total hadiah Rp 97 juta, sebanyak Rp 87 juta diberikan kepada juara I, II, III dan harapan, selain tropi. Sedangkan selebihnya, Rp 10 juta diberikan kepada juara umum ditambah piala bergilir MTQ, yang sebelumnya atau 2014 diraih Blangkejeren.

Seperti dilansir sebelumnya, warga yang tinggal di seputaran terminal terpadu di Cinta Maju, Kecamatan Blangpegayon, Gayo Lues meminta pemerintah agar menyerahkan pengelolaan terminal kepada masyarakat. Mereka berharap, pembangunan terminal yang telah menghabiskan dana miliaran rupiah tidak mubazir.

Terminal terpadu yang dibangun melalui dana Otsus 2008 telah rampung dibangun beberapa tahun lalu, tetap tidak terawat, sehingga kondisinya memprihatinkan. Kawasan terminal itu telah dialihfungsi menjadi tempat pengeringan jagung, padi dan lainnya.

Bangunan terminal juga mulai rusak, seperti pintu dan jendela telah hilang. Berdasarkan amatan Serambi, terminal belum ada tanda-tanda akan difungsikan dan dimanfaatkan. “Terminal terpadu sudah rampung dibangun beberapa tahun lalu, tetapi dibiarkan telantar,” kata Ali Mudin, salah seorang perangkat Desa Blangpegayon kepada Serambi, Rabu (24/2/2016).

Dia menyatakan warga telah memanfaatkan kawasan terminal menjadi tempat penjemuran dan pengeringan jagung atau padi oleh masyarakat. “Kalau terminal terpadu tidak difungsikan, sebaiknya serahkan saja kepada masyarakat agar dijadikan sebagai tempat pengeringan jagung maupun padi,” tandasnya.(c40) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id