Survei Urusan Partai | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Survei Urusan Partai

Foto Survei Urusan Partai

SALAH seorang kandidat calon gubernur (cagub) Aceh yang akan maju pada Pilkada 2017, Abdullah Puteh mengatakan, survei cagub Aceh yang dibuat oleh Partai NasDem dan Demokrat Aceh sah-sah saja. “Survei itu urusan mereka, urusan partai, urusan kita ya maju. Kalau saya dari awal sudah mengambil ketetapan, tidak ada urusan dengan parpol, karena kita memilih jalur independen. Kalau ditanya sama saya soal konvensi itu, ya itu jawabannya, itu urusan partai, urusan kita maju dengan kekuatan rakyat, yang penting rakyat mendukug kalau partai tak mendukung ya tidak apa-apa,” kata Abdullah Puteh.

Bukan tak yakin dengan kekuatan parpol, namun menurut Puteh, di era demokrasi ini dukungan dari bawah yakni dukungan rakyat sangat diperlukan jika benar-benar ingin menjadi pemimpin. Setiap calon pemimpin kata Puteh, perlu beranjak dari bawah bersama dengan rakyat. “Parpol bukan tidak penting, tapi kita harus lihat kondisi di lapangan, kondisi rakyat, kita harus bersinergi dengan rakyat dan memahami rakyat. Dengan parpol ya sah-sah saja, tapi maju bersama rakyat lebih bagus, dan saya memang sudah memilih jalur independen,” ucap Puteh.

Selain itu, kata Puteh, saat ini yang paling dibutuhan oleh calon pemimpin Aceh adalah konsep, visi, dan misi yang bagus yang pro kepada rakyat. Keinginan dirinya maju sebagai cagub Aceh pada Pilkada 2017 karena resah melihat kondisi masyarakat saat ini yang semakin jauh dari kesejahteraan.

“Kita tidak ingin mengada-ngada, tapi semua bisa kita lihat bagaimana kondisi masyarakat kita saat ini. Jadi, untuk jadi gubernur itu bukan karena ingin pakai baju putih atau tinggal di pendopo, tapi untuk melayani rakyat,” pungkas Abdullah Puteh.

Zakaria Saman atau yang akrab disapa Apa Karya saat diwawancarai Serambi beberapa waktu lalu juga mengatakan hal yang sama, menurutnya cagub Aceh yang mendaftar untuk disurvei kedua partai tersebut adalah cagub yang berniat maju dengan jalur partai.

“Mereka ingin didukung oleh partai makanya mendaftar. Kita kan maju melalui jalur independen, jadi tidak perlu mendaftar. Masalah disurvei, adak taduek-duek keudroe kon disurvei chit (Masalah survei, walau kita duduk-duduk kan disurvei juga),” kata Apa Karya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA-PA), Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem saat diwawancarai Serambi melalui telepon, Jumat (8/4) mengatakan, survei yang dibuat oleh dua partai itu sah-sah saja. Meskipun dirinya tidak mendaftar, namun Mualem memastikan selama ini ia telah berkomitmen untuk meningkatkan kebersamaan dengan semua partai nasional (parnas) untuk membangun Aceh yang lebih baik lagi di masa mendatang.

“Kita sudah berkomitmen untuk meningkatkan kebersamaan. Masalah survei itu hak masing-masing partai,  yang penting kita selalu meningkatkan kebersamaan,” sebut Mualem seraya menambahkan hingga saat ini PA sendiri tidak melakukan survei.(dan) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id