Abdya Dapat 2.000 Sertifikat Prona | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Abdya Dapat 2.000 Sertifikat Prona

Foto Abdya Dapat 2.000 Sertifikat Prona

 
* Untuk Program Nasional Agraria 2016

BLANGPIDIE – Kantor Pertanahan Nasional (KPN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendapat jatah mengeluarkan 2.000 sertifikat tanah dalam Program Nasional Agraria (Prona) 2016. Masyarakat diharapkan memanfaatkan program tersebut sehingga aset berupa tanah yang dimiliki mendapat legalisasi atau terdaftar di lembaga negara.

Kepala Kantor Pertanahan Nasional Abdya Suria Bakti kepada Serambi, Jumat (8/4) menjelaskan target Prona sebanyak 2.000 bidang tanah yang diberikan pemerintah pusat itu memang tidak dibagi per kecamatan dan desa. Tetapi tergantung kemampuan masyarakat memenuhi syarat. Namun Kantor Pertanahan Nasional Abdya membuka akses informasi seluasnya. Dalam hal ini, pihak KPN Abdya sudah menyurati seluruh kepala desa di 132 desa definitif dan 20 desa persiapan.

Isi surat tersebut meminta keuchik mengusulkan nama peserta (masyarakat) calon penerima sertifikat Prona kepada KPN Abdya dengan menyertakan syarat lengkap. Menurut Suria Bakti agar Prona 2016 berjalan lancar, maka dalam surat yang dikirim kepada keuchik itu juga dijelaskan Kantor Pertanahan Abdya siap melakukan sosialisasi (penyuluhan) ke desa. Sosialisasi ini akan difasilitasi camat. “Prinsipnya, kita membuka informasi seluasnya, sehingga Prona 2016 berjalan sukses,” kata  Koordinator Prona Abdya, Awaluddin Marza.

Dia sebutkan selain jatah Prona 2016 sebanyak 2.000 bidang tanah, Kabupaten Abdya juga mendapat pembuatan 100 sertifikat program lintas sektoral dari Kementerian Pertanian RI. Dalam hal ini, tanah yang akan disertifikasi diusulkan oleh Dinas Pertanian setempat.

Sudah Terkumpul
1.579 Petak Tanah
KEPALA Kantor Pertanahan Abdya, Suria Bakti menyebutkan saat ini sudah terkumpul data yuridis sebanyak 1.579 bidang tanah. Dari jumlah tersebut, sudah dilakukan pengukuran sebanyak 948 petak tanah yang tersebar di seluruh kecamatan. Suria meminta masyarakat memanfaatkan Prona 2016 agar tanah mereka mendapat legalisasi atau terdaftar.

“Dengan legalisasi nilai aset tersebut akan bertambah, pada gilirannya juga akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya. Suria menyebutkan adapun syarat yang harus dilengkapi adalah foto copi kartu tanda penduduk (KTP), foto copi kartu keluarga (KK), foto copi surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT/PBB) dan foto copi atas hak dari tanah yang akan dimohonkan untuk disertifikat.(nun) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id