Pengalihan Proyek tak Dikonsultasikan ke DPRK | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pengalihan Proyek tak Dikonsultasikan ke DPRK

Foto Pengalihan Proyek tak Dikonsultasikan ke DPRK

SINGKIL – Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil Yulihardin mengatakan pengalihan proyek pelebaran jalan dari Kecamatan Gunung Meriah ke Singkil Utara tidak dikonsultasikan ke dewan. “Pemindahan proyek pelebaran jalan provinsi dari Gunung Meriah ke Singkil Utara, belum dikonsultasikan ke DPRK. Kami akan panggil kepala Dinas PU dalam waktu dekat ini,” kata Yulihardin kepada Serambi, Jumat (8/4).

Menurut Yulihardin seharusnya pemindahan paket pekerjaan terlebih dahulu dikonsultasikan ke dewan meskipun pengalihan pekerjaan masih di ruas jalan provinsi. Hanya saja saat pembahasan di Badan Anggaran Dewan, lokasinya ada di Gunung Meriah, bukan di Singkil Utara. “Kami belum mengetahui apakah ada perubahan nomenklatur lokasi pekerjaan, untuk jelasnya kami akan pertanyakan nanti,” ujar politisi PAN tersebut.

Sebelumnya warga mempertanyakan pembangunan jalan provinsi di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara. Sebab, sebelumnya tidak pernah terdengar ada tender pembangun jalan di kawasan itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Singkil Muzni dikonfirmasi Serambi, Kamis (7/4) mengatakan, pembangun Jalan Provinsi di kawasan Ketapang Indah, merupakan pengalihan sisa anggaran proyek pelebaran jalan di Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah. “Pembangunan itu, pengalihan sisa kontrak dari Gunung Meriah tahun lalu,” kata Muzni.

Alasan pengalihan lantaran masyarakat Gunung Lagan, meminta pembangunan dilakukan setelah ada putusan pengadilan terkait gugatan yang mereka lakukan tentang ganti rugi lahan. Sementara kontrak pekerjaan tidak bisa dihentikan.

“Masyarakat di Gunung Lagan menolak pembangunan sebelum ada putusan pengadilan, sedangkan kontrak kerja tidak bisa dihentikan. Sehingga pembangunan dialihkan yang masih masuk ruas jalan sama,” jelas Muzni.(de) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id