Suku Cadang Mesin Jantung RSUZA Terkendala Izin | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Suku Cadang Mesin Jantung RSUZA Terkendala Izin

Foto Suku Cadang Mesin Jantung RSUZA Terkendala Izin

BANDA ACEH – Mesin pengganti fungsi jantung dan paru atau Heart Lung Machine milik RSUZA Banda Aceh sudah sebulan tidak bisa dioperasikan. Penyebabnya, suku cadangnya berupa power supply rusak.

Direktur RSUZA, dr Fachrul Jamal SpAn KIC, Rabu (6/3), mengatakan, suku cadang yang rusak itu tak bisa diperbaiki lagi. Sehingga pihaknya memesan yang baru dari Jerman pada 20 Maret lalu. Tapi, menurutnya, alat itu baru bisa dikirim ke Aceh pada 11 April mendatang. “Pemesanan suku cadang itu sebelumnya terkendala regulasi dari Kementerian Kesehatan. Makanya, proses pengiriman butuh waktu yang relatif lama,” ungkap Fachrul.

Dikatakan, perusahaan Jerman itu sudah dua kali menyurati RSUZA yaitu pada akhir Maret dan 6 April 2016. “Dalam surat pertama, mereka menyatakan pengiriman itu membutuhkan persetujuan Kementerian Kesehatan RI, sebab terkait impor barang medis. Tapi, dalam surat kedua, dinyatakan bahwa Kemenkes sudah setuju dan barang tersebut akan dikapalkan 11 April mendatang,” katanya.

Karena itu, lanjut Fachrul, RSUZA kini hanya bisa menangani penyakit jantung yang sifatnya penanganan ringan dan tak memerlukan operasi terbuka, seperti bedah pembuluh darah di sekitar jantung.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga power supply sekitar Rp 200 jutaan, sedangkan harga satu mesin itu Rp 3 miliar lebih. Pemasangan suku cadang itu dilakukan oleh teknisi Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.(fit) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id