Pengurus Golkar Aceh Dilantik 10 April | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pengurus Golkar Aceh Dilantik 10 April

Foto Pengurus Golkar Aceh Dilantik 10 April

BANDA ACEH – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh dibawah kepemimpinan Drs Teuku Muhammad Nurlif periode 2016-2021 dijadwalkan akan dilantik pada 10 April 2016.

Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie, bertempat di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Usai pelantikan, acara selanjutnya dilanjutkan dengan rapat kerja daerah (rakerda) yang juga akan dibuka oleh Ketua Umum DPP.

Informasi dari Ketua Panitia Pelaksana, Sabri Badruddin, acara yang berlangsung selama dua hari, Minggu-Senin (10-11/4) itu dihadiri sekitar 300 peserta. Terdiri dari pengurus DPD-II Kabupaten/Kota, DPD-I Aceh, Ormas, OKP, dan utusan DPP. Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan perhelatan dua agenda besar tersebut.

“Isya Allah saat ini kesiapan sudah mencapai 80 persen. Kami bersama teman-teman di DPD-I kini bekerja ekstra keras siang malam untuk menyukseskan acara ini,” kata Sabri didampingi Wakil Ketua Panitia, Suprijal Yusuf, kepada Serambi, Rabu (6/11).

Selain mengukuhkan dan melantik pengurus DPD-I, dalam acara tersebut juga dilakukan pelantikan terhadap pengurus Pimpinan Daerah (PD) I Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aceh periode 2016-2021 di bawah kepemimpinan Hendra Budian dan T Rinaldi.

Pelantikan juga dilakukan terhadap pengurus PD-I Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Aceh yang diketuai Hj Yuniar SP MSi. “Pelantikan pengurus organisasi sayap partai ini akan dilakukan oleh Ketua DPD-I, TM Nurlif,” sebut Sabri.

Usai acara pelantikan, agenda berikutnya adalah rakerda perdana Partai Golkar Aceh periode 2016-2021, yang akan dibuka oleh Ketua Umum DPP, Aburizal Bakrie. “Ini sebuah penghargaan besar bagi Golkar Aceh, karena rakerdanya dibuka langsung oleh ketua umum,” ujar Suprijal Yusuf.

Rakerda tersebut akan membahas agenda kerja tahunan, termasuk bagaimana menyukseskan Pilkada 2017 yang sudah didepan mata. “Rakeda ini memiliki nilai yang cukup strategis bagi kesuksesan partai kedepan. Karena dalam raker inilah nanti akan diputusan rencana capaian target politik pada Pilkada 2017,” tambah Suprijal.

Sementara itu, secara terpisah Sekretaris DPD I Partai Golkar Aceh, Ir HT Machsalmina Ali MM, ingin meluruskan tentang proses penjaringan kepala daerah yang dilakukan oleh DPD II. Dia mengatakan, bahwa sampai saat ini belum ada satu pun keputusan dari Partai Golkar tentang calon kepala daerah di Aceh.

Penjelasan tersebut disampaikan Machsalmina menanggapi pemberitaan sebelumnya terkait dengan penjaringan bakal calon wali kota Banda Aceh. “Perlu kami tegaskan, tidak ada kewenangan DPD tingkat II untuk memutuskan dan menetapkan calon kepala daerah. Tugas atau kewenangan DPD tingkat II hanya menjaring dan mengusulkan bakal calon, minimal lima dan maksimal 10 orang,” jelasnya.

Nama-nama hasil penjaringan DPD II tersebut kemudian diusulkan ke DPD I, dan dilakukan telaahan bersama sehingga nama-nama mengerucut menjadi tiga orang. Nama-nama inilah yang akan dikonsultasikan ke DPP untuk disurvei. Jadi sambungnya, kewenangan untuk memutuskan dan menetapkan calon kepala daerah tersebut ada pada DPP Partai Golkar.

“Ini semua sesuai dengan yang ketentuan yang tertuang dalam petunjuk pelaksanaan (juklak) DPP Partai Golkar. Disamping itu, kami juga perlu menegaskan bahwa untuk penjaringan calon kepala daerah, kita memberi ruang sebesar-besarnya bagi semua kader yang berpotensi,” pungkasnya.(yos/dan) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id