Warga Diimbau Jauhi Lokasi Kebakaran Lahan Batu Bara | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Warga Diimbau Jauhi Lokasi Kebakaran Lahan Batu Bara

Foto Warga Diimbau Jauhi Lokasi Kebakaran Lahan Batu Bara

* Di Keude Bireum Aceh Timur

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadistamben) Aceh, Ir T Syakur mengimbau warga di Kecamatan Bireum Bayeun, Aceh Timur, tidak mendekat atau menjauhi lokasi kebakaran lahan batu bara di Keude Bireum beberapa waktu lalu. Pihak Distamben Aceh juga sudah menyampaikan imbauan ini secara resmi melalui Pemerintah Aceh Timur dan Muspika setempat.

“Larangan ini kami sampaikan karena asap dari kebakaran lahan batu bara mengandung gas karbon monoksida (CO) konsentrat tinggi dan jika terhirup manusia, sangat menganggu kesehatan dan membuat pernapasan sesak,” kata T Syakur menjawab Serambi, Rabu (6/4).

Apalagi, kata Syakur sesuai hasil pengukuran pihaknya bersama Bapedal Aceh Timur, Muspika, serta instansi teknis saat meninjau lokasi kebakaran itu, Rabu (23/3), adalah jarak pengukuran sepuluh meter dari sumber asap, konsentrat gas CO mencapai 215 ppm.

“Nah, konsentrat gas CO yang sudah di atas 200 ppm sangat berbahaya bagi manusia karena mengandung racun. Jika terlalu banyak terhirup, bisa berakibat fatal, bahkan kematian,” jelas T Syakur.

Menurut Syakur, batu bara yang terbakar di Keude Bireum, Kecamatan Bireum Bayeun, jenis lagnit atau batu bara masih muda dan belum bisa digunakan sebagai sumber energi, misalnya untuk pembangkit listrik dan lainnya. Kadar kalorinya masih rendah, sehingga belum bernilai ekonomis.

Begitu pun, kata T Syakur, Pemerintah Aceh Timur, Muspika, dan masyarakat desa perlu mengambil langkah-langkah penanganan pemadaman kebakaran lahan batu bara muda di Keude Bireum agar lahan yang terbakar tak meluas karena dapat membahayakan pernapasan. (her) (uri/ilviana/ebriyani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id