Hujan, Anak Sungai di Abdya Meluap dan Rumah Warga Nyaris Ambruk | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Hujan, Anak Sungai di Abdya Meluap dan Rumah Warga Nyaris Ambruk

Foto Hujan, Anak Sungai di Abdya Meluap dan Rumah Warga Nyaris Ambruk

aceh.Uri.co.id, BLANGPIDIE — Guyuran hujan disertai kilat dan petir melanda kawasan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (6/4/2016) malam ini.  

Hujan intensitas sedang dan lebat terjadi sekira pukul 19.00 WIB masih berlangsung hingga pukul 21.20 WIB.

Laporan diperoleh aceh.Uri.co.id, jalan nasional dari arah Blangpidie menuju Nagan Raya, dan dari arah Blangpidie menuju Tapaktuan, Aceh Selatan terendam banjir luapan di beberapa titik akibat meluap aliran sungai kecil atau terjadi genangan air hujan di lokasi.

Seperti jalan raya lokasi Desa Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie dan jalan raya kawasan Alue Diwi, Desa Alue Padee, Kecamatan Kuala Batee.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin dihubungi aceh.Uri.co.id menjelaskan badan jalan raya lokasi Alue Mangota memang kerap dilanda banjir luapan anak sungai.

“Bila diguyur hujan lebat, badan jalan nasional di lokasi tersebut terendam akibat gorong-gorong di bawah badan jalan raya kondisinya terjadi penyempitan, sehingga tidak mampu menampung luapan anak sungai, sehingga meluap dan menggenangi badan jalan,” katanya.
 
Solusinya, gorong-gorong kecil tersebut harus dibongkar, kemudian diganti dengan membangun jembatan box di lokasi.

Kepala BPBK Abdya, Amiruddin mengaku malam ini sedang melakukan pemantauan dampak dari peristiwa hujan di kawasan Kecamatan Setia, Tangan-Tangan dan Manggeng.

“Sejauh ini belum ada dampak banjir di tiga kecamatan,” kata Amiruddin ketika dihubungi pukul 21.15 WIB, malam ini.

Sementara laporan diterima aceh.Uri.co.id satu unit rumah sederhana milik Abdul Wahid (47) di Dusun Teladan (Drien Payeh), Desa Persiapan Cinta Makmur, Kecamatan Setia, terancam jatuh ke dalam sungai akibat terjadi erosi Alue Kuyun.

Hujan deras mengguyur malam ini mengakibatkan tebing sungai Alue Kuyun berjatuhan sehingga dikhawatir rumah tersebut ambruk ke dalam sungai.

Sementara Camat Babahrot, Alharis melaporkan banjir luapan anak sungai dari gunung sempat naik ke atas badan jalan raya lokasi Pasar Buah, Desa Pantee Rakyat. Arus yang melintasi badan jalan juga menyeret batu-batu kecil.
 
Alharis pukul 21.20 WIB malam ini menuju Desa Ie Mirah untuk memantau dampak meluap Krueng Ie Mirah yang sudah berulang kali merendam badan jalan raya lokasi Ie Mirah atau Simpang Terangon, sehingga badan jalan raya terancam putus dan sejumlah rumah warga terancam amblas. (*)

(uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id