Mantan Kombatan Tolak Ruslan Cabup Bireuen | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Mantan Kombatan Tolak Ruslan Cabup Bireuen

Foto Mantan Kombatan Tolak Ruslan Cabup Bireuen

* Perjuangkan Keuchik Khalili

BIREUEN – Mantan kombatan GAM dari Wilayah Batee Iliek menolak pencalonan H Ruslan M Daud sebagai calon bupati Bireuen pada Pilkada 2017 sebagaimana sudah disahkan oleh Ketua Umum DPA-PA, Muzakir Manaf. Para mantan kombatan tersebut memperjuangkan Keuchik Khalili untuk memimpin Bireuen periode 2017-2022.

Sikap politik mantan kombatan dari Wilayah Batee Iliek tersebut disampaikan pada pertemuan di halaman Kantor PA Bireuen di Meunasah Blang, Selasa (5/4) sore.

Seperti diketahui, H Ruslan M Daud yang kini sedang menjabat sebagai Bupati Bireuen sudah disahkan oleh DPA-PA untuk maju lagi pada Pilkada 2017 berpasangan dengan Efendi. Inilah yang kemudian ditolak oleh mantan kombatan Wilayah Batee Iliek.

Sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, para mantan kombatan berdatangan ke Kantor PA Bireuen dengan menggunakan mobil, sepeda motor, dan berbagai jenis angkutan lainnya. Sebagian terlihat memakai pakaian seragam merah-merah. Seratusan lebih kursi di halaman Kantor PA Bireuen terisi penuh, termasuk undangan dari kalangan kaum ibu. Massa PA membludak hingga ke pinggir sawah dan pinggir saluran irigasi, meski harus berdiri mengikuti kegiatan tersebut. Arus lalulintas terlihat tetap lancar.

“Ribuan orang mantan GAM dari Wilayah Batee Iliek hadir pada pertemuan ini,” kata Ayi dibenarkan rekannya Belo selaku panitia pelaksana.

Seusai pembacaan ayat suci Alquran dan shalawat badar, tampil Tgk Itam dari Batee Iliek menyampaikan orasi dengan penekanan mendukung Khalili sebagai calon bupati Bireuen periode 2017-2022. “Seluruh mantan kombatan sepakat mendukung Khalili sebagai calon Bupati Bireuen periode 2017-2022,” tandas Tgk Itam disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.

Saat berorasi, Tgk Itam menghadirkan Khalili ke hadapan massa pendukung. Tgk Itam meminta Khalili memperhatikan para mantan kombatan, janda, dan anak yatim korban konflik.

Khalili yang hadir memakai baju kemeja putih lengan pendek menyatakan siap menjalankan amanah apabila terpilih sebagai bupati Bireuen.

Sekitar pukul 16.30 WIB, pemandu acara memanggil Aparih Juli untuk menyampaikan orasi. Aparih membawa sejumlah catatan di tangannya dan menyampaikan berbagai hal tentang perjalanan Bireuen di bawah kepemimpinan H Ruslan M Daud.

Dalam sesi akhir pertemuan, Aparih membacakan poin-poin pernyataan sikap, yaitu menolak pencalonan H Ruslan M Daud sebagai calon bupati Bireuen dan mendukung pencalonan Keuchik Khalili.

Pada poin berikutnya, mendukung Muzakir Manaf (Mualem) sebagai calon gubernur Aceh dan siap memenangkan Mualem. Juga ada pernyataan sikap tidak mengakui Darwis Jeunieb sebagai Ketua DPW Partai Aceh dan Ketua PA Batee Iliek. “Kami sepakat seluruh mantan GAM/PA Wilayah Batee Iliek kepengurusan KPA/PA kami kembalikan ke Mualem untuk menunjuk pengganti Tgk Darwis Jeunieb,” tandas Aparih, lahi-lagi disambut gemuruh tepuk tangan.(yus) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id