Gubernur Buka Muhasabah Ulama Muda Se-Aceh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gubernur Buka Muhasabah Ulama Muda Se-Aceh

Foto Gubernur Buka Muhasabah Ulama Muda Se-Aceh

LANGSA – Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah, Selasa (5/4), membuka Muhasabah Ulama Muda se-Aceh di Dayah Futuhul Mu’arif Al-Aziziyah, Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat. Dalam sambutannya, ia berharap para ulama muda di Aceh mampu menjawab persoalan umat, serta menjadi acuan untuk menjawab permasalahan yang terjadi di Aceh.

“Pertemuan yang dilakukan di Dayah Futuhul Mu’arif Al-Aziziyah ini diharapkan dapat membahas persoalan umat,” katanya.

Untuk mencari jawaban atas segala persoalan umat yang dihadapi umat Islam di Aceh, ia menyarankan para ulama muda melakukan pertemuan enam bulan sekali untuk memecahkan persoalan rendahnya nilai kebersamaan, kasih sayang, dan saling menghargai di antara umat. “Ulama bersama umara harus bersatu untuk menuntaskan masalah Aceh yang semakin kompleks,” ujarnya.

Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, Senin (4/4) sore, juga berkunjung dan bersilaturrahmi dengan masyarakat Gampong Beusa Seberang di Masjid Manzilul Minan, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur. Dalam kunjungan itu, ia juga melihat langsung pembangunan kompleks Dayah Amal di gampong tersebut.

Kepada Gubernur, warga meminta bantuan pembangunan masjid, penegerian sekolah, serta pendirian rumah sakit regional di Aceh Timur. H Anwar, tokoh masyarakat yang juga panitia pembangunan masjid Manzilul Minan menyebutkan, masjid tersebut kini sedang dalam proses pembangunan setelah terbakar pada tahun 2000 lalu, saat kontak tembak TNI-GAM di sekitar kawasan masjid.

“Masjid ini penuh sejarah yang juga menjadi salah satu bangunan yang terbakar saat konflik. Kami butuh perhatian pemerintah, karena sampai saat ini pembangunannya belum selesai,” ujar H Anwar.

Terkait permintaan itu, Zaini menyebutkan, pemerintah akan senantiasa membantu pembangunan infrastruktur untuk masyarakat seperti pembangunan masjid, jalan dan jembatan. “Silakan masukkan proposal. Insya Allah tahun 2017 akan dibantu dana pembangunan masjid ini,” ujarnya.

Selain ke Aceh Timur dan Langsa, Gubenur Aceh ini juga menghadiri peringatan hari ulang tahun (haul) ke-28 Dayah Sabilul Ulum sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampong Gelanggang Merak, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang. Selasa (5/4).

Dalam kesempatan itu ia berharap dayah-dayah di Aceh kembali melahirkan ulama-ulama besar yang mampu menangkal arus globalisasi. Sehingga Aceh benar-benar dikenal dengan daerah Serambi Mekah yang menjalankan Syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat. “Ulama menjadi pedoman umat. Tanpa pedoman, kita akan sesat baik dunia maupun akhirat,” ujarnya.

Gubenur juga membantu dana untuk kelanjutan pembangunan Dayah Sabilul Ulum pimpinan Abu Yahya Husen, sebesar Rp 1 miliar dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Tamiang yang mengalami bencana kekeringan.(zb/c49/md) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id