Meulaboh-Tutut Makin Parah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Meulaboh-Tutut Makin Parah

  • Reporter:
  • Rabu, April 6, 2016
Foto Meulaboh-Tutut Makin Parah

* Jembatan Diganjal Batang Kelapa

MEULABOH – Kerusakan ruas jalan Meulaboh-Tutut di lintasan provinsi dilaporkan semakin parah. Bahkan kepala jembatan rangka baja di Tutut, Sungaimas, Aceh Barat beberapa waktu terakhir terpaksa diganjal pakai batang kelapa.

Kerusakan jalan Meulaboh-Tutut yang menghubungkan Aceh Barat-Pidie ini terutama terjadi di kawasan Panton Reu hingga ke Sungaimas yang panjangnya sekitar 30 kilometer. “Warga terpaksa hati-hati terutama pada lereng gunung di ruas jalan itu,” ungkap Hendri, warga Meulaboh kepada Serambi kemarin.

Sekretaris Camat Sungaimas, Zakaria menyebutkan kerusakan jalan sudah cukup lama terjadi sehingga sering banyak dikeluhkan pengguna jalan. Demikian juga kondisi jembatan Tutut yang terpaksa dipasangkan batang kelapa karena rusak parah. “Harapan kami jalan rusak segera diperbaiki. Sebab jalan itu bukan saja digunakan penduduk Sungaimas, tetapi menjadi lintasan menuju Pidie dan kabupaten sekitar dari barat selatan Aceh,” sebut Zakaria.

Kadis Bina Marga Aceh Barat Oskar Muda Dilaga ST kepada Serambi kemarin mengatakan pada 2016 pemerintah provinsi sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 4 miliar untuk pemeliharaan dan perbaikan baik jalan maupun jembatan. Karena jalan tersebut merupakan ruas jalan provinsi.

Oskar menyebutkan perbaikan jalan tersebut sudah lama dinantikan masyarakat apalagi selama ini sering terjadi longsor sehingga membuat jalan semakin hancur. Bahkan baru-baru ini ruas jalan tersebut sempat ditutupi longsor. “Perbaikan perlu segera dilakukan dengan harapan ruas jalan tersebut dapat kembali lancar,” ujarnya.

Kadis Bina Marga Aceh Barat Oskar Muda Dilaga juga menambahkan pemerintah provinsi dalam tahun anggaran 2016 juga telah menyetujui perbaikan abutment jembatan Ule Raket/Sawang Teube di ruas jalan Kaway XVI-Pante Ceureumen. Jembatan tersebut sudah beberapa kali diperbaiki darurat oleh Pemkab dengan batang kelapa untuk menahan erosi Krueng Meureubo akibat banjir yang sering melanda.

“Untuk jumlah dana belum ada laporan ke kita. Tapi informasi akan diperbaiki tahun ini. Ya, kita harapkan perbaikan itu dapat menyelamatkan jembatan rangka baja 100 meter lebih supaya tidak amblas ke dasar sungai,” katanya.(riz) (uri/hon//JK)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id