Wanita Rusia Ditemukan Tewas di Pantai Sabang | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Wanita Rusia Ditemukan Tewas di Pantai Sabang

Foto Wanita Rusia Ditemukan Tewas di Pantai Sabang

* Diduga Terjebak Air Panas Saat Menyelam

SABANG – Seorang wanita berkebangsaan Rusia bernama Tantiana (40) ditemukan tewas dengan posisi telungkup di atas bebatuan Pantai Serui, Gampong Batee Shok, Kecamatan Suka Karya, Sabang, Senin (4/4). Korban diduga tewas akibat terjebak air panas saat menyelam, Minggu (3/4) sore.

Kapolres Sabang, AKBP Nurmeiningsih melalui Kasat Reskrim AKP Erizal SE kepada Serambi mengatakan, mayat Tantiana (40) terlihat pertama sekali oleh Lukman (35), warga Cot Klah, Paya Seunara sekitar pukul 10.00 WIB, Senin kemarin. Waktu itu Lukman hendak mencari gurita di perairan tersebut.

Ketika sedang berjalan menuju pantai, Lukman melihat benda mirip boneka telungkup di batu. Karena penasaran, Lukman mendekati benda itu yang ternayata sesosok mayat wanita bule. Selanjutnya Lukman memberitahukan ke warga setempat. Dalam waktu singkat, informasi itu menyebar ke seantero Sabang. Warga dari berbagai penjuru berbondong-bondong ke Pantai Serui yang airnya panas.

Tak lama kemudian, tim PMI tiba di lokasi dan mengevakuasi mayat tersebut dengan ambulance PMI ke RSUD Sabang. Namun karena di Sabang tak tersedia tempat penyimpanan jenazah, ditambah kondisi mayat yang sudah mulai membusuk, maka sekitar pukul 14.00 WIB kemarin pihak Polres Sabang mengirim mayat itu dengan KMP Tanjung Burang ke RSUD Zainal Abidin untuk diautopsi.

Kasat Reskrim Polres Sabang mengatakan, pihaknya sudah berkoodinasi dengan Imigrasi dan selanjutnya pihak Imigrasi akan berkoodinasi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia menyangkut proses pemulangan jenazah ke negara asalnya.

Menurut polisi, saat ditemukan pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal diduga akibat terkena air panas saat penyelaman keempat sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (3/4) sore. Hal ini diketahui dari rekaman kamera yang dibawanya saat menyelam.

Diduga korban meninggal di laut ketika sedang snorkling pada Minggu sore. Karena sekitar pukul 11.00 WIB, korban sempat menitipkan barang-barangnya di salah satu petugas cafe kawasan itu.

Selain baju renang warna coklat dan celana dalam warna ungu, pada tubuh korban juga masih melekat alat snorkling, sepeti sepatu bebek dan kacamata selam.

Menurut data yang terbaca pada tiket pesawat yang ditemukan di dalam ranselnya, Tantiana berangkat dari Medan ke Banda Aceh pada 26 Maret 2016. Belum diketahui kapan wanita tersebut menyeberang ke Sabang dari Banda Aceh.(az) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id