Rapat Dana Desa, Keuchik Pingsan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Rapat Dana Desa, Keuchik Pingsan

Foto Rapat Dana Desa, Keuchik Pingsan

LHOKSUKON – Rapat pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahun 2015 di Gampong Biram Rayeuk, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara dihujani interupsi dan ricuh. Bahkan, Keuchik Biram Rayeuk, Syukri Daud dilaporkan pingsan dan dipapah oleh warga ke rumahnya.

Laporan yang menyebutkan Keuchik Biram Rayeuk pingsan saat memimpin rapat pertanggungjawaban dana desa di meunasah desa tersebut, Sabtu (2/4) malam dibantah oleh Keuchik Syukri menjawab Serambi melalui telepon, Minggu (3/4) sore. “Saya tidak pingsan, warga membawa pulang saya ke rumah karena mungkin mengira saya sudah pingsan, padahal tidak. Saya marah semalam karena ada warga mengeluarkan kata-kata tidak senonoh kepada saya,” kata Syukri.

Menurut Keuchik Syukri, pada rapat pertanggungjawaban pengeggunaan dana desa tahun 2015 yang berlangsung di Meunasah Biram Rayeuk malam itu, ia merincikan secara transparan penggunaan semua dana agar warga tidak menuduh dirinya menggelapkan dana tersebut.

“Untuk PNS kantor camat memang ada kami kasih dengan jumlah Rp 4 juta lebih. Kami kasih untuk uang minum mereka meskipun tidak diminta. Kemudian dana desa itu juga kami berikan untuk GAM Gampong dan sejumlah pihak lain. Saya tidak menyelewengkan dana desa itu,” ujar Syukri.

Informasi yang dihimpun Serambi dari berbagai sumber lainnya menyebutkan, rapat pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (ADD) Biram Rayeuk tahun 2015 yang berlangsung Sabtu (2/4) malam berlangsung ricuh karena warga marah terhadap aparat desa yang diduga menggunakan dana tersebut tak sesuai prosedur.

“Karena semakin didesak, Pak Keuchik Syukri jatuh pingsan, sehingga harus dibawa pulang oleh warga ke rumahnya. Tak lama kemudian tiba Pak Kapolsek Tanah Jambo Aye (AKP Teguh Yano Budi) bersama anggotanya menenangkan situasi,” kata seorang warga Biram Rayeuk yang ikut dalam rapat malam itu.

Rapat itu sendiri dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dengan agenda utama pertanggungjawaban penggunaan ADD 2015 sebesar Rp 240 juta. Rapat dipimpin langsung oleh Keuchik Syukri Daud dihadiri seratusan warga. Keuchik merincikan penggunaan dana desa tersebut.

Sumber-sumber masyarakat menyebutkan, sejumlah item penggunaan dana desa yang dirincikan oleh Keuchik Syukri, ada yang tak sesuai peruntukan atau diduga menyimpang yaitu untuk Muspika Tanah Jambo Aye Rp 4.480.000, untuk GAM Gampong Rp 2,1 juta, untuk Ulee Sagoe Rp 2 juta, dan untuk oknum wartawan Rp 800.000. Keuchik juga merincikan operasional perencanaan yang diserahkan ke Kantor Camat Tanah Jambo Aye via Ilyas (Kasi PMD) Rp 6 juta, dana pengawasan Rp 4 juta, dan biaya usulan Rp 5 juta.

Seusai keuchik merincikan penggunaan dana tersebut, tiba-tiba seorang warga bertanya kenapa dana desa tidak pernah disumbangkan untuk masjid. “Apakah tidak boleh dana itu disumbangkan untuk masjid,” tanya warga tersebut.

Mendengar pertanyaan itu, seorang aparat desa menjawab dengan nada emosi sambil mengatakan warga tersebut mempekeruh suasana rapat. “Karena disebut begitu, warga lainnya emosi. Suasana rapat berubah panas. Terjadi saling dorong antara warga dengan aparat desa,” kata Muhibuddin, seorang warga Biram Rayeuk menggambarkan saat-saat yang menegangkan itu.

Tiba-tiba, kata Muhibuddin, Pak Keuchik terlihat lunglai (seperti jatuh pingsan) namun segera ditahan oleh warga sambil membawa pulang ke rumahnya. “Sampai di rumah Pak Keuchik dilaporkan siuman. Saya tidak tahu apakah beliau benar-benar pingsan atau bagaimana. Yang jelas kami melihat keuchik jatuh saat sedang berdiri, sehingga harus disambut dan dibawa pulang oleh warga,” kata Muhibuddin.

Camat Tanah Jambo Aye, Dayan Albar kepada Serambi menyebutkan, pihak kantor camat selama ini tidak pernah meminta dan memangkas dana desa. Malah, kata Camat Dayan, pihak kecamatan membantu bagaimana pengelolaannya. “Desa jangan asal menyebutkan untuk muspika, kemungkinan itu biaya untuk konsultan yang diserahkan melalui pihak kantor camat, jadi jangan salah dimengerti. Kami tak pernah meminta uang,” tandas Camat Tanah Jambo Aye.(jaf) (uri/inaldy/eryance/RG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id