Aan dan Yulia Agam Inong Banda Aceh 2016 | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Aan dan Yulia Agam Inong Banda Aceh 2016

Foto Aan dan Yulia Agam Inong Banda Aceh 2016

BANDA ACEH – Aan Risnanda (23) dan Yulia Usfa (18) dinobatkan sebagai Agam dan Inong Banda Aceh Tahun 2016, Sabtu (2/4) malam, di Gedung AAC Dayaan Dawood Usnyiah, Banda Aceh. Sebelumnya, calon duta wisata itu dikarantina selama empat hari untuk pembekalan. Malam penobatan itu dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Aan tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Unsyiah dan Yulia, tercatat sebagai mahasiswa Fisip Unsyiah dan Tarbiyah UIN Ar-Raniry. Malam itu, mereka terpilih setelah menyisih sebanyak 28 peserta lainnya melalui tes wawancara dan sesi tanya jawab bersama dewan juri saat jelang penobatan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh, Drs Rizha MM mengatakan, perhelatan Agam Inong tahun ini mengusung tema “Explore the Golden Era of Aceh Sultanate”. Awalnya sebanyak 95 peserta mendaftar, setelah melalui tes tulis dan wawancara tahap awal, ditetapkan 30 finalis yang dikarantina selama empat hari, 31 Maret-3 April di Hotel Rasamala, terdiri 15 agam dan 15 inong.

“Selama karantina peserta dinilai dari sisi kepribadian, pengetahuan umum, dan pariwisata. Pemenang ini nanti akan mewakili Banda Aceh ke pemilihan Duta Wisata Provinsi Aceh 2016,”ujar Rizha.

Sebelum malam penobatan, peserta juga mengikuti sesi city exploration. Para finalis terjun ke lingkungan untuk melihat isu yang berhubungan dengan sosial dan kepariwisataan yang ada di kota Banda Aceh.

Pada malam penobatan, juga ada lima pasangan juara urutan lainnya yang diumumkan, serta Agam Inong Favorit Banda Aceh 2016. Mereka dinilai oleh publik melalui akun sosial media instagram dan LINE Official @agaminongbna.

Sementara Illiza yang bertindak sebagai juri kehormatan mengatakan, Duta Wisata Banda Aceh tidak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual yang baik. Namun harus diimbangi oleh kemampuan spiritual yang baik, sehingga menjadi suri tauladan di tengah masyarakat.(mun) (uri/itri/elmeizar/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id