Kasus Pembakaran Mobil di Rabo Berakhir Damai | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kasus Pembakaran Mobil di Rabo Berakhir Damai

Foto Kasus Pembakaran Mobil di Rabo Berakhir Damai

BANDA ACEH – Kasus pembakaran mobil Gran Max BL 8889 YY dan penganiayaan tiga warga Rabo, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, pada 17 Maret lalu kini berakhir damai. Kasus itu didamaikan setelah kedua belah pihak yaitu pemilik mobil dan warga korban pemukulan sama melaporkan ke Polres Axeg Besar.

Selain pemilik mobil pikup Gran Max, yakni Ibnu Yasir dan temannya M Yasir alias Asep melaporkan ke Polres Aceh Besar, ketiga korban penganiayaan yang dilakukan oleh pemilik mobil yaitu, Darmawan (32), Muazir (32), dan Wahyuna (34) ketiganya warga Desa Rabo juga melaporkan kasus itu ke Polres Aceh Besar.

“Kedua belah pihak mencapai kata sepakat berdamai, setelah sempat dilaporkan ke Polisi. Perdamaian itu melibatkan tokoh gampong dan kami juga telah meminta agar kasus itu dibicarakan terlebih dulu di tingkat gampong,” kata Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Novianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM, kepada Serambi Minggu (3/4).

Ia mengatakan, bagi Polisi tidak masalah kasus itu didamaikan atau sebeliknya sampai ke proses pengadilan. Namun, alangkah bijaknya kata Machfud, kasus itu dapat didamaikan tanpa merugikan pihak-pihak tertentu. “Polisi tidak berhak mengintervensi. Kapasitas polisi hanya memfasilitasi bila kedua belah pihak memang sepakat berdamai,” ujarnya.

Hal itu juga sebut Machfud merujuk pada Qanun Nomor 9 tahun 2008 yang mengatur 18 kasus yang terjadi di gampong yang masih dapat diselesaikan, sebelum dibawa ke proses hukum. “Kami juga mendorong dan memaksimalkan peran ketokohan adat, pemuda, dan agama di gampong dalam menyelesaikan setiap kasus di gampong yang masuk dalam 18 perkara dan bisa diselesaikan di gampong sebelum dibawa ke jalur hukum,” kata Machfud.

Menyelesaian kasus itu secara damai juga sebagai upaya meminimalisir konflik yang lebih luas dan mengoptimalkan peran Polmas. Seperti diberitakan seb;umnya, warga Gampong Rabo, Seulimuem, Aceh Besar, mengamuk dan membakar mobil pikup Gran Max hitam BL 8889 YY yang memasuki desa mereka, 17 Maret 2016 subuh.

Pembakaran mobil itu diawali pemukulan yang dialami tiga warga Rabo yang dilakukan oleh dua pria pemilik mobil Gran Max itu, yakni Ibnu Yasir (30), warga Lampisang Dayah dan M Yasir alias Asep (29), warga Lampisang Teungoh, Aceh Besar.(mir) (uri/nton/ariana/AM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id