Penumpang KMP BRR Telantar 5 Jam di Ulee Lheue | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Penumpang KMP BRR Telantar 5 Jam di Ulee Lheue

Foto Penumpang KMP BRR Telantar 5 Jam di Ulee Lheue

* Pompa Oli Rusak

BANDA ACEH – Kapal Motor Penyeberangan (KMP) BRR yang seyogyanya berlayar dari Ulee Lheue, Banda Aceh-Balohan Sabang, Sabtu (2/4) pukul 11.00 WIB, gagal berangkat karena pompa oli rusak. Akibatnya, ratusan penumpang hampir 5 jam telantar di Ulee Lheue, namun belakangan dialihkan ke KMP Tanjung Burang dengan jadwal berlayar pukul 15.45 WIB.

Amatan Serambi di Pelabuhan Ulee Lheue sekitar pukul 11.20 WIB, sebagian besar penumpang yang sudah naik ke kapal harus kembali turun dan duduk di ruang tunggu pelabuhan. Banyak penumpang yang kecewa karena penundaan tersebut. Sebab, petugas baru mengumumkan kapal tak bisa nerlayar saat para penumpang bersama barang-barang dan kendaraan telah berada di dalam kapal.

Apalagi para sopir pikap dan mobil pribadi yang sudah menaikkan kendaraan ke dalam kapal, harus mengeluarkannya kembali satu per satu. “Ketika petugas pelabuhan mengumumkan KMP BRR tak bisa berlayar dan penumpang dialihkan ke KMP Tanjung Burang yang berangkat pukul 15.45 WIB, para penumpang langsung bersorak dan tak sedikit mengeluarkan sumpah serapah,” ujar seorang calon penumpang KMP BRR kepada Serambi kemarin.

Kepala UPTD Pelabuhan Ulee Lheue, Misdaryanto ST MSi mengatakan, KMP BRR mengalami masalah pada pompa oli yang tak berfungsi, sehingga mesin kapal tidak bisa hidup. “Saat mendengar kabar tersebut dari petugas informasi, saya perintahkan agar keberangkatan ditunda.

Sebanyak 300 penumpang dialihkan ke KMP Tanjung Burang yang berangkat sore tadi,” ujarnya. Misdaryanto menambahkan, KMP Tanjung Burang hanya bisa mengangkut 300 penumpang dan sejumlah kendaraan, karena kapasitas muatannya lebih sedikit ketimbang KMP BRR. “Sekitar 300 penumpang terangkt semua, tapi kendaraan terbatas. Hanya belasan mobil pribadi dan pikap serta 100-an sepeda motor yang terangkut,” jelasnya.

Misdaryanto yang dihubungi Serambi pada pukul 18.22 WIB kemarin mengaku kerusakan pompa oli KMP BRR belum dapat diperbaiki, karena teknisi dari Koja masih berada di Sabang karena ketinggalan kapal. “Mudah-mudahan, kapal itu segera diperbaiki dan dapat mengangkut kembali penumpang,” ujarnya.(fit) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id