Polisi Sebar Foto Pembunuh Janda | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Sebar Foto Pembunuh Janda

Foto Polisi Sebar Foto Pembunuh Janda

LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Lhokseumawe menyebar foto pelaku utama pembunuh Maryani (42), janda asal Dusun Ara Silo, Desa Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Foto disebar ke seluruh Polsek jajarannya dan sejumlah Polsek lainnya. Tersangka utama pembunuhan itu sudah ditetapkan dalam daftar pencairan orang (DPO).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Anang Triarsono melalui Kasat Reskrim AKP Yasir kepada Serambi, Sabtu (2/4) mengatakan, selain menyebar foto tersangka, polisi juga sudah menemui istri dan keluarganya. Polisi meminta istri dan keluarganya menyampaikan kepada tersangka untuk segera menyerahkan diri ke polisi.

Sebab, jika menyerahkan diri, kemungkinan ada pertimbangan lain saat proses sidang. Tapi jika tidak menyerahkan diri, petugas akan terus memburunya sampai tertangkap, meskipun sudah kabur dari wilayah hukum Polres Lhokseumawe.

“Bahkan kalau terjadi perlawanan saat penangkapan yang bisa membahayakan petugas, tersangka bisa saja dilumpuhkan,” kata Kasat Reskrim.

Disebutkan, pihaknya juga mengimbau seluruh warga di kawasan tempat tinggal tersangka, agar segera melapor jika melihat pria tersebut ke polsek terdekat atau ke polres, agar petugas dapat segera menangkapnya. Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya belum menyebutkan identitas tersangka utama tersebut karena masih dalam penyelidikan.

“Untuk pemeriksaan saksi dan barang bukti sudah cukup dan berkas itu akan segera kita rampungkan. Kami juga sudah berkoodinasi dengan jaksa untuk pelimpahan berkas kasus tersebut,” kata AKP Yasir.

Untuk diketahui, Maryani ditemukan tewas di kebun coklat di desanya, Selasa 22 Maret 2016, sekitar pukul 05.30 WIB. Korban mengalami luka tusuk di bagian punggung dan luka bekas benturan di wajah. Tak lama setelah penemuan mayat janda itu, polisi meringkus seorang remaja asal Bireuen yang diduga ikut terlibat pembunuhan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Yasir juga mengatakan, untuk mengetahui secara pasti peristiwa pembunuhan terhadap Maryani, penyidik akan melakukan rekontruksi (reka ulang) yang direncanakan pada Senin (4/4) besok. Menurut Kasat Reskrim, biasanya akan ada barang bukti atau keterangan baru yang diperoleh dalam proses reka ulang.

“Tujuan reka ulang itu untuk memastikan dan untuk melihat apakah sudah sesuai keterangan yang disampaikan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan reka ulang nanti. Bisa saja keterangan yang disampaikan tersangka MZ (remaja asal Bireuen) yang sempat melihat kejadian itu, berbeda dengan reka ulang,” demikian jelas AKP Yasir.(jaf) (uri/wi/ovi/ovianti/DNN)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id