Ujung-ujungnya Minta ‘Bilik Asmara’ | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Ujung-ujungnya Minta ‘Bilik Asmara’

Foto Ujung-ujungnya Minta ‘Bilik Asmara’

SETIDAKNYA ada tujuh item tuntutan para narapidana (napi) yang disuarakan perwakilan mereka, Husni, di depan para pejabat Aceh Tamiang, Jumat (1/4) kemarin. Selain meminta copot segera Tri Budi Haryoko dari jabatannya sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala LP Kualasimpang, Husni juga minta disediakan “bilik asmara” (kamar khusus untuk penyaluran hasrat biologis napi saat dikunjungi istrinya) di LP tersebut.

Wakil Bupati Aceh Tamiang, Drs Iskandar Zulkarnain, didampingi Asisten I Pemerintahan Mix Donal, seusai mendengar tuntutan warga binaan LP itu mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pimpinan daerah untuk membahas persoalan ini. “Dalam rapat tersebut nanti kita carikan solusi atas tuntutan para napi,” ujarnya.

Sedangkan Plh Kepala LP Kualasimpang, Tri Budi Haryoko mengaku bisa maklum terhadap sejumlah tuntutan napi. Ia janji, informasi tentang remisi akan diumumkan secara transparan kepada napi dan pelayanan terhadap pengunjung akan lebih ditingkatkan. “Tapi tidak mungkin melegalkan penyaluran kebutuhan biologis napi di sini, karena ini LP,” ujarnya.

Di LP yang ia pimpin itu, kata Tri Budi, berlaku aturan bahwa pengunjung tidak boleh masuk ke kamar hunian napi. “Nah, aturan inilah yang kita tegakkan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini sejumlah napi secara sembunyi-sembunyi sengaja mengondisikan beberapa kamar tahanan untuk digunakan sebagai tempat menyalurkan kebutuhan biologis terhadap istrinya yang datang berkunjung. “Di LP ini memang tidak disediakan kamar untuk penyaluran kebutuhan biologis dan tidak dibenarkan melakukannya di sini,” ujar Tri Budi.

Sebagai solusinya, lanjut Tri Budi, pihaknya mengatur mekanisme cuti mengunjungi keluarga (CMK). Pada saat itulah desakan ‘arus bawah’ itu bisa disalurkan. “Yang jelas, jangan di LP, karena LP bukan tempatnya,” kata Tri Budi.

LP Kualasimpang saat ini dihuni 488 orang, sedangkan kapasitas idealnya hanya 150 orang. (md) (uri/anni/addad/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id