Din Minimi Jadi Pekebun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Din Minimi Jadi Pekebun

Foto Din Minimi Jadi Pekebun

IDI – Setelah menyerah pada 28 Desember 2015, kini keseharian Nurdin Ismail alias Din Minimi berkebun di kebunya sendiri di Gampong Ladang Baroe, Kecamatan Julok, Aceh Timur.

“Sekarang saya berkebun di kebun saya yang luasnya sekitar satu hektare, tanaman karet sebelumnya sudah saya tebang kini saya tanami rambutan dan mangga,” kata Din Minimi kepada Serambi, Jumat (1/4).

Selain menyibukkan diri dengan aktivitas berkebun, Din Minimi juga mengaku sering bersilaturahmi ke rumah-rumah anak yatim dan fakir miskin dalam wilayah Aceh Timur. “Saya memberi bantuan ala kadarnya kepada anak yatim dan fakir miskin,” jelasnya.

Menurut Din Minimi, setelah turun gunung dirinya sudah bersilaturahmi ke setiap gampong di semua kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur. Semua gampong di Aceh Timur sudah dikunjunginya sampai ke Kecamatan Serba Jadi dan Simpang Jernih. Setiap gampong ada sekitar 3-10 kepala keluarga yang hidupnya sangat miskin, rumahnya tidak layak huni dan bahkan tidak memiliki tanah sedikitpun.

Saat ditanya sumbangan yang diberikan itu bersumber dari mana, Din Minimi mengaku selama ini diberikan oleh Kepala BIN, Sutiyoso. “Pak Sutiyoso yang memberikan. Beliau juga memberikan biaya kebutuhan hidup untuk saya dan anggota saya,” ungkap Din.

Saat ditanya bagaimana perkembangan terkait tuntutan amnestinya, Din Minimi menyebutkan semuanya masih dalam proses. Pada Senin 28 Maret 2016, perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM RI telah datang ke rumahnya mengambil data nama-nama anggota saya baik yang di luar maupun di dalam tahanan sebagai calon penerima amnesti.

“Semoga pertengahan April 2016 ini semua tuntutan sudah direalisasikan Pemerintah Pusat. Saya berharap Pemerintah Pusat dan provinsi komitmen untuk merealisasikan tuntutan saya,” jelasnya.

Din Minimi juga menyebutkan dirinya tidak mendukung siapapun dalam Pilkada 2017. “Saya sekarang sudah menjadi masyarakat biasa dan tidak akan berpolitik lagi. Sudah cukup saya berpolitik selama empat tahun di hutan. Yang penting siapapun yang terpilih menjadi gubernur Aceh dan bupati Aceh Timur saya harapkan penuhi kesejahteraan bagi anak yatim, inong balee, dan eks kombatan GAM sesuai MoU Helsinki,” demikian Din Minimi.(c49) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id