Kapolri Janji Pantau Aceh Jelang Pilkada | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kapolri Janji Pantau Aceh Jelang Pilkada

Foto Kapolri Janji Pantau Aceh Jelang Pilkada

BANDA ACEH – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengatakan, Mabes Polri akan memantau intensif keamanan di Aceh menjelang pelaksanaan Pilkada 2017.

Menurut Badrodin, mulai dari sekarang pihaknya telah mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Aceh menjelang dan saat pelaksanaan pilkada nanti.

Hal itu dinyatakan Jenderal Polisi Badrodin Haiti saat diwawancarai wartawan seusai pemusnahan hektare ladang ganja dalam rangka Operasi Bersinar Rencong 2016 Polda Aceh, di kawasan pegunungan Gampong Lambada, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Jumat (1/4).

“Kita tentunya sudah melakukan antisipasi untuk hal-hal yang mungkin terjadi. Paling tidak saat ini kita sudah membuat rencana operasi untuk pengamanan,” kata Badrodin.

Badrodin tak menampik bahwa saat ini suasana politik di Aceh mulai terasa dan memanas. Menurutnya, suasana dimaksud akan terus meningkat pada pertengahan tahun 2017 ini hingga pelaksanaan Pilkada Aceh nanti.

“Makanya kita mulai membuat rencana operasi untuk pengamanan, bukan hanya untuk Aceh saja ya, tapi juga untuk Jakarta dan daerah-daerah lain yang akan melaksanaan pilkada serentak, semuanya akan kita pantau,” kata Badrodin.

Menurutnya, jika saat ini suasana politik di Aceh mulai memanas, itu adalah bagian dari dinamika politik. Namun demikian, saat ini pihaknya tetap memantau atau mengantisipasi semua kemungkinan dengan tugas rutin atau tugas pokok kepolisian di setiap daerah.

“Sekarang, itu yang kita lakukan, tapi untuk pelaksanaan nanti kita sudah siap, kita sudah inventarisir. Untuk pelaksanaan pilkada, kita sekarang sedang menunggu jadwal dari KPU, begitu ya,” ujar Badrodin Haiti.

Hal yang sama juga pernah disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan saat berkunjung ke Aceh akhir Februari lalu. Dalam berita berjudul ‘Mabes Polri Siap Bantu Polda Aceh’ yang dimuat Serambi 29 Februari, Charliyan mengatakan, Mabes Polri siap membantu (mem-backup) Polda Aceh dalam menjaga ketenteraman dan keamanan di Aceh menjelang pelaksanaan Pilkada 2017.

“Kalau Polda Aceh kewalahan, kita siap membantu. Kita punya pasukan Brimob yang siap diperbantukan ke Aceh jika diperlukan. Tapi selama ini Polda Aceh belum pernah meminta bantuan. Artinya, gangguan di Aceh kecil, tapi jika nanti membesar, itu sudah pasti tugas kita untuk mem backup nya,” kata Irjen Pol Anton Charliyan saat itu.

 Musnahkan ganja
Kedatangan Kapolri, Jenderal Polisi Badrodin Haiti ke Aceh kemarin dalam rangka memusnahkan ladang ganja di kawasan pegunungan di Gampong Lamabada, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar. Pemusnahan ganja tersebut dalam rangka Operasi Bersinar Rencong 2016 Polda Aceh atas keberhasilan mendapatkan sejumlah ladang ganja di Aceh yang totalnya 198,5 hektare.

Secara simbolis, Kapolri didampingi Kabareskrim Komjen Anang Iskandar, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi, Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Luczisman Rudy Polandi, dan sejumlah pejabat utama Polda Aceh memusnahkan sedikitnya 21 hektare ladang ganja di gampong tersebut. Sementara, jumlah total ladang ganja di wilayah hukum Polda Aceh yang telah berhasil dimusnahkan sebanyak 189,5 hektare yang tersebar pada 23 lokasi di tiga kabupaten, yakni Aceh Besar, Gayo Lues, dan Nagan Raya.

“Ada sekitar 189 hektare ladang ganja yang kita musnahkan hari ini. Dari 189 hektare itu, kira-kia ada 765.000 batang dan diperkirakan ada 579 ton yang bisa dikonsumsi oleh lebih dari 100 juta jiwa. Nah, ini sangat bahaya, dan pemusnahan yang kita lakukan hari ini adalah instruksi dari Presiden RI karena narkoba telah menjadi ancaman bagi kita semua,” kata Kapolri.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga berterima kasih kepada semua masyarakat yang telah memberi informasi kepada pihak kepolisian tentang keberadaan ladang ganja di Aceh. Ke depan, Kapolri juga berjanji akan meningkatkan razia dan pemantauan ladang ganja hingga ke lereng gunung.

“Karena itu, helikopter latihan untuk sementara berada di Aceh, untuk memonitor ladang-ladang ganja yang sulit dijangkau. Kepada masyarakat yang selama ini menanam ganja, mari beralih ke tanaman yang lebih produktif, seperti palawija dan sebagainya yang bisa mendongkrak ekonomi kita,” saran Jenderal Badrodin Haiti. (dan) (uri/syrafi/orat/AG)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id