Gubernur Sahuti Permintaan Warga | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Gubernur Sahuti Permintaan Warga

Foto Gubernur Sahuti Permintaan Warga

* Terkait Pengelolaan 400 Ha Sawit

SINGKIL – Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta Bupati Aceh Singkil Safriadi segera menindaklanjuti penyelesaian permasalahan kebun sawit seluas 400 hektar (Ha) yang berada di luar hak guna usaha (HGU) PT Nafasindo. Permintaan tersebut tertuang dalam surat Nomor 590/4995 yang ditandatangani Gubernur Aceh pada Maret tahun 2016. Dalam surat tersebut Gubernur meminta penyelesaian dilakukan dengan cara musyawarah dengan melibatkan intansi terkait sesuai peraturan berlaku.

“Hasil pelaksanaan kegiatan tersebut disampaikan pada kami pada kesempatan pertama,” bunyi surat tersebut. Surat Gubernur itu merupakan jawaban atas permohonan LSM Gempa yang selama ini mendampingi masyarakat. Dalam surat 3 Desember 2015 masyarakat meminta lahan 400 Ha yang dikuasai Nafasindo di luar HGU dibagikan kepada masyarakat untuk dikelola koperasi.

Juru Bicara perwakilan masyarakat 22 desa di Aceh Singkil, yang bersengketa lahan dengan PT Nafasindo, Zulyadin menyatakan apresiasi kepada gubernur dan bupati. “Kami atas nama masyarakat 22 desa mengucapkan terima kasih kepada gubernur dan bupati yang sepakat mendistribusikan tanah sebagai resolusi konflik antara Nafasindo dengan masyarakat,” kata Zulyadin, Jumat (1/4).

Pihaknya juga sepakat kebun sawit itu diwadahi koperasi dan pengelolaannya bekerja sama dengan perusahaan agar kebun tetap terawat dengan baik. “Teknis distribusi sepenuhnya kami percayakan kepada Pemkab Aceh Singkil. Kami mempunyai data lebih dari 2.000 masyarakat terbantu dengan selesainya resolusi konflik ini,” ujarnya.

Sebelumnya Bupati Aceh Singkil Safriadi ketika dikonfirmasi terkait surat gubernur Aceh tersebut mengatakan pihaknya akan menggelar rapat dengan perwakilan masyarakat, LSM serta intansi terkait. “Kami akan rapat dengan semua pihak, agar masalah ini selesai dan tidak ada lagi permasalahan di kemudian hari,” kata Safriadi.

Sebagaimana diketahui sebagai resolusi penyelesaian konflik lahan antara warga 22 desa dengan perusahan, PT Nafasindo menyerahkan kebun sawit seluas 400 hektar kepada warga. Lahan tersebut telah diserahkan PT Nafasindo sejak setahun lalu kepada Pemkab.(de) (uri/gie/iyadie/OR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id