6 Chaisaw Pembalak Liar Disita di Hutan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

6 Chaisaw Pembalak Liar Disita di Hutan

Foto 6 Chaisaw Pembalak Liar Disita di Hutan

BANDA ACEH – Dinas Kehutanan (Dishut) Aceh melalui petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III, Selasa (22/3), kembali melakukan operasi rutin di kawasan hutan Kampung Mungkur Merling, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. Dalam operasi itu berhasil disita enam chainsaw, oil, beberapa jeriken kosong, dan papan ukuran 1x8x4 meter 207 keping.

Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Aceh, Ir Husaini Syamaun MM kepada Serambi, tadi malam, menjelaskan, pada Selasa (22/3) sekitar pukul 10.00 WIB, tim operasi yang terdiri atas anggota Bagian KPH Linge-Isaq bersama kepala dan anggota RPH Isaq bergerak ke kawasan hutan Mungkur Merling. Setiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, menurut Husaini, tim itu langsung melakukan penyisiran. Tapi, tak ditemukan penebangan liar lokasi tersebut.

Begitu pun, lanjut Husaini, tim itu terus mengecek ke sekitar tempat perambahan hutan tersebut. Tak ada seorang pun pelaku di tempat itu. Sekitar pukul 15.00 WIB, tim hanya menemukan enam chainsaw pada lokasi terpisah serta sejumlah peralatan lain, seperti oil dalam jeriken, beberapa jeriken kosong, dan papan ukuran 1x8x4 meter sebanyak 207 keping.

“Setelah itu, tim memanggil aparat gampong setempat untuk dimintai keterangan. Tapi, aparat gampong mengaku tak tahu siapa pemilik atau perusak hutan tersebut. Kemudian, tim membawa semua barang bukti tersebut ke Kantor BKPH Linge-Isaq dan melaporkan kejadian itu ke pimpinan untuk diproses,” jelas Husaini.

Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir ini, petugas gencar melakukan operasi pembalakan liar di hutan Aceh dan menangkap pelakunya untuk kemudian diserahkan ke polisi.

Kadishut Aceh, Ir Husaini Syamaun, mengatakan papan yang disita dalam operasi itu tak dapat diangkut semua. Sebab, kekurangan fasilitas dan lokasi tersebut sulit dilintasi mobil karena jalannya terjal. “Personel yang ikut dalam operasi itu adalah Hairul Muna dan Irwansyah (anggota BKPH), serta Muhammad Sauti (KRPH Isaq), Mustafa dan Muttaqim (anggota RPH Isaq). Sedangkan laporan pembalakan liar itu diterima KBKPH Linge-Isaq, Abdul Latif SHut,” demikian Kadis Kehutanan Aceh, Ir Husaini Syamaun MM.(jal) (uri/omario/alah/RF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id