Amran Wali Jadi Pembicara Tasawuf di Galus | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Amran Wali Jadi Pembicara Tasawuf di Galus

Foto Amran Wali Jadi Pembicara Tasawuf di Galus

BLANGKEJEREN – Pimpinan Pusat Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT), Abuya Syeikh H Amran Waly Al-Khalidi menjadi pembicara utama (keynote speaker) seminar nasional ilmu Tauhid Tasawuf di Gayo Lues (Galus). Kegiatan berlangsung di pondok pesantren (Ponpes) Nurul Fata Cinta Maju, Blangpegayon, Kamis (31/3).

Bupati Galus, Ibnu Hasim bersama unsur Muspida plus dan para pimpinan dayah maupun pondok pesantren, tokoh agama dan tokoh masyarakat menghadiri seminar itu. Kegiatan bertemakan: “Melalui Seminar Kita Bumikan Tauhid Tasawuf di Negeri seribu Bukit Ini.”

Ibnu Hasim dalam sambutannya menyatakan akhir-akhir ini banyak pemahaman agama yang dangkal di negeri ini. “Mudah-mudahan melalui seminar ilmu tauhid tasawuf ini, tidak ada lagi pemahaman yang dangkal maupun sesat,” ujarnya. Dia menjelaskan Galus memiliki forum silaturrahmi antarpengurus dayah dan pimpinan Ponpes, sehingga tidak akan terjadi perbedaan penafsiran terhadap sesuatu hal.

Sedangkan Amran Waly Al-Khalidi mengatakan tasawuf dan sufi telah menjadi sebagai roh berkembangnya Islam di muka bumi, karena adanya ma’rifat dan mencintai Allah. “Ilmu dan amal yang tidak didasari ma’rifat dan mencintai Allah, maka tidak ada gunanya,” ujarnya.

Dia menambahkan baik dari segi ibadah muamalah maupun membangun negeri, maka kalau telah dapat dipahami dan diamalkan, maka ilmu dan amalan lainnya datang dengan sendirinya. Abuya Amran juga memaparkan dengan gamblang tentang perkembangan Islam dan saat ini.

Sedangkan Ketua Panitia, Tgk Yahya mengatakan Abuya Syeikh H Amran Waly Al-Khalidi lahir di Pawoh, Labuhan Haji, Aceh Selatan pada 21 Agustus 1947. Sedangkan orangtuanya, Abuya Syekh H Muhammad Waly Al-Khalidi dan Hj Raudhatinnur (Ummi Pawoh).

Dia menambahkan, Abuya menimba ilmu pertama dari orang tuanya dan dari Abuya Syekh Zakaria Labai Sati (Sumatera Barat) dan Imam Syamsudin (Sangalan, Abdya). Dia juga pernah belajar di Pesantren Riadhus Shalihin (Banda Aceh). Selanjutnya masuk perguruan tinggi di Aceh dan Sumatera Barat, serta belajar di College Islam (Lampuri Kotabaru Kelantan) Malaysia.

Kemudian memimpin ponpes Labuhan Haji selama 10 tahun (1972-1982) dan ponpes Darul Ihsan Desa Pawoh Labuhan Haji dari 1982 hingga saat ini. Abuya juga pernah menjadi anggota DPRK Aceh Selatan periode 1982-1987 dan pada 2004 mendirikan MPTT.

“Majelis itu telah mengadakan tiga kali seminar dan muzakarah ulama Tauhid Tasawuf se-Asia Tenggara,” sebut Tgk Yahya yang juga Pimpinan Ponpes Nurul Fata Cinta Maju Blangpegayon dan juga ketua MPTT Galus.(c40) (uri/evo/stuti/RA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id