Puluhan Warga Demo PN Meulaboh | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Puluhan Warga Demo PN Meulaboh

Puluhan Warga Demo PN Meulaboh
Foto Puluhan Warga Demo PN Meulaboh

* Tuntut Keadilan Kasus Serobot Tanah

MEULABOH-Puluhan warga beserta anak-anak dan kaum ibu selaku pemilik tanah di Desa Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Rabu (27/9) siang sekitar pukul 11.00 WIB, melancarkan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Aceh Barat, yang berlokasi di ruas Jalan Dr Sutomo, Suak Indrapuri.

Kedatangan massa yang menamankan diri dari Aliansi Masyarakat Nagan Raya Tertindas (Amanat) tersebut, juga mengusung sejumlah poster yang meminta majelis hakim di Pengadilan Negeri Meulaboh untuk menegakkan hukum seadil-adilnya terkait perampasan tanah yang mereka alami sejak tahun 2010 lalu, dan diduga dilakukan oleh Samsuardi alias Juragan yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRK Nagan Raya.

Dalam menjalankan aksinya, massa juga berteriak ‘yel-yel hidup rakyat’ yang menandakan perjuangan mereka untuk memperjuangkan haknya.

Mereka mengakui lahan seluas 78 hektare tersebut sudah dimiliki secara sah oleh 33 kepala keluarga, warga Desa Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Nagan Raya. Namun kini tanah tersebut telah berubah kepemilikan dan dikuasai oleh Samsuardi, sehingga akhirnya mereka melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum untuk mendapatkan keadilan.

Dalam orasi yang dilancarkan secara bergantian ini, massa juga mendesak majelis hakim yang menyidangkan perkara ini untuk berlaku adil dan membela hak masyarakat yang sudah dirampas.

“Kami minta Pak Hakim berlaku adil. Harus membela kami rakyat kecil,” teriak orator yang dibenarkan oleh sejumlah pengunjuk rasa lainnya.

Massa juga mempersoalkan pasal yang dikenakan terhadap Juragan sangat ringan yakni hanya Pasal 170 KUHPidana. Padahal, pasal yang harusnya diterapkan kepada terdakwa Samsuardi harusnya Pasal 385 KUHPidana.

Meski sudah berulang kali menyampaika orasi secara bergantian, tidak satu pun wakil dari Pengadilan Negeri Meulaboh, Aceh Barat, yang menemui massa. Seusai menyampaikan orasinya, sekitar pukul 13.30 WIB massa membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Ermiadi, perwakilan pengunjukrasa warga Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, kepada awak media mengatakan, pihaknya berharap tanah seluas 78 hektare lebih yang kini telah dirampas dan dikuasi oleh Samsuardi alias Juragan, supaya dapat dikembalikan kepada mereka selaku pemilik tanah. “Kami sengaja demo ke sini (pengadilan) supaya hakim membela hak kami, supaya tanah kami dikembalikan,” katanya.

Ia mengakui, sebelum kasus ini bergulir ke ranah hukum, masyarakat sudah pernah berulangkali meminta supaya tanah yang sudah diserobot tersebut dapat dikembalikan kepada mereka.

Namun hingga kini, tanah tersebut masih dikuasai oleh Juragan, sehingga warga melaporkan kasus tersebut ke aparat kepolisian hingga akhirnya disidangkan di PN Meulaboh. “Kami hanya minta hak kami dikembalikan dan ada keadilan hukum bagi kami,” katanya. (edi) (uri/strid/lleonora/AE)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id