Tanah Bercampur Batu Bertebaran di Jalan Simpang Tiga-Kota Meureudu, Bahayakan Pengendara  | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tanah Bercampur Batu Bertebaran di Jalan Simpang Tiga-Kota Meureudu, Bahayakan Pengendara 

Tanah Bercampur Batu Bertebaran di Jalan Simpang Tiga-Kota Meureudu, Bahayakan Pengendara 
Foto Tanah Bercampur Batu Bertebaran di Jalan Simpang Tiga-Kota Meureudu, Bahayakan Pengendara 

URI.co.id, MEUREUDU – Jalan kabupaten lintas Simpang Tiga ke Kota Meureudu atau sebaliknya, kini kondisinya beraspal mulus sehingga mudah dilalui.

Walau pun begitu, pengendara diminta untuk berhati-hati atau waspada.

Soalnya, di salah satu titik atau tepatnya kawasan Gampong Meunasah Lhok sepanjang kurang lebih dua ratus meter hampir setiap hari bertaburan tanah.

Baca: SDN Langien Pidie Jaya Bantuan Pembaca Serambi, URI.co.id dan Radio Sonora Diresmikan

Gumpalan tanah bercampur batu sebesar bola pimpong tersebut terjatuh dari Dam Truk saat mobil membawa bahan material untuk proyek penguatan tebing Krueng Meureudu juga di kawasan Gampong Meunasah Lhok.

Jika dilihat, persoalannya memang  sepele saja.

Tapi, jika diguyur hujan, tanah yang bertebaran sepanjang jalan itu bisa jadi membawa petaka bagi pengguna jalan terutama sepmor.

Catatan Serambi, sekitar dua pekan lalu, salah seorang warga nyaris terjatuh akibat badan jalan menjadi licin karena disirami air hujan.  

Seharusnya, tanah atau pasir yang diangkut truk harus ditutupi dengan terpal agar terhindari pengguna jalan.

Tapi kenyataannya, itu sama sekali tak dilakukan termasuk truk pengangkut sirtu di lintasan jalan Nasional.

Kalau pun ada hanya sesaat saja tatkala pihak Dinas PU menegurnya. 

Baca: Pendidikan Tastafi Merambah ke Sekolah di Pidie Jaya, Begini Dukungan Pemkab

Ketika cuaca panas, gumpalan tanah yang sudah mengering menimbulkan debu dan beterbangan termasuk di ruas jalan menuju arah Pante Geulima desa yang sama.

Hal-hal kecil seperti itu terkesan tak ada yang peduli.

Padahal, dari satu sisi akan membahayakan pelintas.

Salah seorang pelintas kepada Serambinews,com mengaku terpaksa harus ekstra hati-hati saat melintasi ruas jalan di kawasan Desa Meunasah Lhok.

Karena tanah terkadang berjatuhan di jalan.

     (uri/ilati/sra/MU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id