Pemutihan Pajak Empat Hari Lagi | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Pemutihan Pajak Empat Hari Lagi

Pemutihan Pajak Empat Hari Lagi
Foto Pemutihan Pajak Empat Hari Lagi

BANDA ACEH – Masa pemutihan pajak kendaraan yang dimulai 1 Mei 2017 tersisa empat hari lagi, tepatnya akan berakhir Sabtu, 30 September 2017 pukul 13.30 WIB.

“Sisa waktu beberapa hari lagi diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Bila sudah melewati batas waktu yang ditetapkan, maka besaran pajak ditambah denda akan kembali ke tarif normal,” kata Kepala UPTD Wilayah I Kantor Samsat Banda Aceh, Drs Masri menjawab Serambi, Selasa (26/9) siang.

Menurut Masri, pemutihan atau penghapusan pajak kendaraan yang tertunggak di bawah tahun 2017 mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 23 tentang Pembebasan/Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor serta Pergub Nomor 24 Pembebasan/Keringanan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk Kendaraan Bermotor Nomor Polisi Aceh (BL) dan Luar Aceh (Non BL).

“Tersisa empat hari lagi, sampai 30 September pukul 13.30 WIB. Kami harapkan masyarakat bisa memanfaatkan waktu pemutihan yang masih tersisa melalui kantor samsat di kabupaten/kota masing-masing,” sebut Masri.

Ditanya berapa persentase wajib pajak atau pemilik kendaraan yang belum atau telah melakukan pengurusan pemutihan di kantor samsat kabupaten/kota, menurut Masri sejauh ini belum dirinci secara detail. Tapi, kata Masri, pihaknya yakin masih banyak pemilik kendaraan yang menunggak pajak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang belum melakukan pengurusan pemutihan. “Sangat disayangkan bila kesempatan pemutihan pajak kendaraan ini dilewatkan begitu saja. Karena wajib pajak yang telah menunggak selama bertahun-tahun hanya dikenakan pembayaran pajak untuk satu tahun berjalan (2017),” katanya.

Menurut Masri, kebijakan pemutihan pajak kendaraan yang diberlakukan oleh Pemerintah Aceh sejak 1 Mei 2017 dengan merujuk Pergub Nomor 23 dan Pergub Nomor 24 Tahun 2017 merupakan langkah memberikan keringanan bagi masyarakat Aceh serta menggugah kesadaran agar di tahun-tahun selanjutnya bisa taat membayar pajak.

Ia menjelaskan, bagi wajib pajak yang tidak dapat mengurus langsung pemutihan pajak kendaraannya ke kantor samsat di masing-masing kabupaten/kota, dapat memberikan kuasa kepada orang yang dipercaya untuk mengurusnya. Tapi, katanya, semua persyaratan yang telah ditentukan harus tetap dilengkapi.

Khusus di Kantor Samsat Banda Aceh di Jalan Mr Moehammad Hasan, katanya, hanya melayani pemutihan pajak kendaraan bagi pemilik yang berdomisili di Kota Banda Aceh. “Tetapi aturan dan ketentuan yang sama juga berlaku di kantor samsat lainnya di seluruh Aceh,” demikian Masri.

Kepala UPTD Wilayah I Kantor Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) Banda Aceh, Drs Masri menjelaskan untuk mengurus pemutihan pajak harus melengkapi sejumlah syarat.

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh wajib pajak adalah mengisi dan menandantangani form permohonan yang disediakan di kantor samsat dengan membubuhkan materai 6 ribu rupiah.

Syarat yang harus dlengkapi adalah Kartu Keluarga (KK) dan KTP asli beserta foto kopinya. Juga harus dilengkapi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Khusus bagi masyarakat yang telah jatuh tempo mengganti pelat atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) diminta untuk menggesek nomor rangka serta nomor mesin kendaraannya kepada petugas kepolisian yang telah ditentukan. Setelah itu, semua persyaratan yang telah dipersiapkan agar diajukan kepada petugas yang sudah ditunjuk yang khusus menangani urusan pemutihan pajak kendaraan.

“Masyarakat atau bagi wajib pajak yang melakukan pemutihan pajak, maka seluruh denda yang telah ditimbulkan di bawah tahun 2017 akan dihapuskan. Masyarakat hanya membayar pajak untuk satu tahun berjalan,” ujar Masri.(mir) (uri/ndra/ndrianto/IA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id