Tiga Warga Lhoong Disambar Petir, 1 Tewas | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Tiga Warga Lhoong Disambar Petir, 1 Tewas

Foto Tiga Warga Lhoong Disambar Petir, 1 Tewas

BANDA ACEH – Sukardi (44), warga Gampong Kareung, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, tewas disambar petir saat tengah berteduh di sebuah gubuk di areal tambak dalam desa tersebut bersama dua rekannya yang ikut mengalami luka bakar, Minggu (27/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa itu terjadi saat puncak hujan deras disertai petir sedang melanda Banda Aceh dan Aceh Besar.

Informasi ada warga Gampong Kareung yang tewas disambar petir, awalnya diterima Serambi, dari Sekretaris Camat (Sekcam) Lhoong, Drs Rauza Das. Berbekal informasi itu, Serambi, akhirnya terhubung dengan Keuchik Kareung, Muhibuddin.

Keuchik Muhibuddin mengatakan sore itu, almarhum Sukardi bersama seorang rekannya, Muslim (32) yang juga warga Desa Kareung, baru pulang dari kebun. Karena hujan deras disusul gemuruh cukup kuat, keduanya memilih berteduh di gubuk di areal tambak warga tersebut. Lalu di gubuk itu ikut singgah seorang warga lainnya, yang juga warga Gampong Kareng, yakni Mukhtar (50). “Entah bagaimana awalnya. Tapi, dari keterangan yang saya terima, pada saat mereka sedang berteduh di gubuk, tiba-tiba petir yang suaranya dirasakan cukup keras, langsung menyambar gubuk. Kilatan petir itu mengenai tubuh Sukardi dan dua korban lainnya yang ikut berteduh di sana,” kata Muhibuddin.

Ia menjelaskan nyawa Sukardi yang mengalami sambaran petir paling parah, tidak tertolong dan meninggal di lokasi kejadian. Sementara dua warga lainnya, yakni Muslim dan Mukhtar, langsung dilarikan ke Puskesmas Lhoong, dibantu oleh warga setempat, tetapi lanjut Muhibuddin, dirinya belum mengetahui detail di bagian mana saja luka yang dialami kedua warganya itu, karena pascakejadian itu dirinya langsung menuju ke rumah duka. “Gubuk tempat almarhum dan dua rekannya itu berteduh juga mengalami sedikit kerusakan, bagian papan dan sengnya ikut terlepas,” sebut Muhibuddin.

Keuchik Gampong Kareung ini mengungkapkan almarhum Sukardi meninggalkan seorang istri, bernama Rohani dan seorang anak yang duduk di kelas 4 sekolah dasar. “Rencananya besok (hari ini-red) almarhum dikebumikan di Gampong Kareung. Hal ini berhubung ada saudaranya yang ditunggu dalam perjalanan pulang dari Meulaboh,” demikian Muhibuddin.(mir) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id