Polisi Periksa Pembakar Rumah | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Polisi Periksa Pembakar Rumah

Polisi Periksa Pembakar Rumah
Foto Polisi Periksa Pembakar Rumah

LHOKSUKON – Penyidik Polsek Tanah Luas Aceh Utara, Selasa (26/9), mulai memeriksa tiga saksi untuk menyelidiki kasus pembakaran rumah beton milik Teungku T Mizwar yang juga pimpinan Dayah di Desa Alue Keujruen kecamatan setempat. Hingga kemarin polisi belum berhasil mengungkap identitas pembakar rumah itu.

Untuk diketahui, rumah berkonstruksi beton milik Teungku T Mizwar pada Senin (25/9) sekitar pukul 03.00 WIB dibakar orang tak dikenal, sehingga menyebabkan dua kamar bersama seluruh isinya terbakar. Rumah tersebut sudah tiga pekan lebih ditinggal, setelah pemilik rumah itu dilaporkan ke polisi dalam kasus dugaan persetubuhan dengan santri.

“Kita sudah memasang police line di lokasi kejadian untuk memudahkan penyidik bila masih membutuhkan penyelidikan di lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga sudah mengamankan barang bukti berupa baju dan barang lain yang terbakar dalam kamar tersebut,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Luas AKP Nurmansyah kepada Serambi, kemarin.

Disebutkan, petugas juga sudah memanggil ketiga saksi dalam kasus itu untuk dimintai keterangan, tapi saksi belum mengetahui pembakar rumah itu. “Karena itu kita masih terus mencari saksi lain untuk mengungkap kasus tersebut,” kata Kapolsek Tanah Luas. Ia juga berharap kepada warga untuk memantau supaya kejadian serupa tak terulangi kembali.

Sementara itu Keuchik Alue Keujruen Mukhlis kepada Serambi kemarin menyebutkan, sampai sekarang kompleks dayah itu termasuh rumah masih dalam keadaan kosong. Pimpinan dayah sudah pergi setelah ia dilaporkan ke polisi dalam kasus persetubuhan dengan santrinya.

“Santri yang biasa mengaji ke dayah itu sekarang sudah mengaji ke tempat lain, sejak pimpinan dayah meninggalkannya. Tapi kami tidak tahu keberadaanya, karena informasi yang kami terima, ia sudah ditetapkan sebagai DPO oleh polisi,” kata Mukhlis. Ditambahkan, pihaknya juga ikut mengawasi semoga kejadian serupa tak terjadi lagi.

Kapolres Aceh Utara melalui Kasat Reskrim AKP Rizki Kholiddiansyah kepada Serambi kemarin menyebutkan, setelah T Mizwar ditetapkan sebagai DPO dalam kasus persetubuhan dengan santri, polisi sudah pernah menggerebek rumahnya. Petugas menemukan dua paket ganja kering di bawah sajadah dan dalam kamarnya. “Untuk memastikannya kita akan kirim benda tersebut ke Pusat Laboratorium Forensik (Polri) Cabang Medan, “ ujar Kasat Reskrim.(jaf) (uri/sih/ebrinaldy/AF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id