3 Bulan Tuntaskan 3 Qanun | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

3 Bulan Tuntaskan 3 Qanun

Foto 3 Bulan Tuntaskan 3 Qanun

KINERJA anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara Periode 2014-2019 di bidang pengawasan, penganggaran, dan legislasi patut diapreasiasi. Sebab, belum sampai tiga bulan bekerja di tahun 2016, para pimpinan bersama panitia legislasi (panleg) dan seluruh anggota dewan sudah melahirkan tiga qanun.

Tiga rancangan qanun terbaru itu disahkan dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I, Kamis 24 Maret 2016, yang dipimpin Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil SE, didampingi tiga wakil ketua, Abdul Mutaleb SSos, H Mulyadi CH, dan Saifuddin SH, serta Sekwan Abdullah Hasbullah SAg MSM, Kabag Hukum dan Humas Fitriyani SH MH dan anggota.

Ketiga qanun tersebut adalah Qanun tentang Pengendalian dan Pengawasan Pupuk bagi Ketahanan Pangan dan Keamanan Pangan. “Ini adalah qanun inisiatif Dewan, sebelum masuk tahapan pengesahan, sudah dilakukan publik hearing pada 14 Maret 2016,” ujar Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil SE atau yang lebih dikenal dengan sapaan Ayah Wa.

Selanjutnya, Qanun tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah (Setda) dan Sekretariat DPRK Aceh Utara, yang merupakan perubahan kedua atas Qanun Nomor 1 Tahun 2008. Sedangkan ketiga, Qanun tentang Pengelolaan Barang Milik Pemkab Aceh Utara, perubahan atas Qanun Nomor 8 Tahun 2013.

“Kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak atas kerja keras sehingga berhasil menuntaskan tiga qanun,” kata politisi Fraksi Partai Aceh itu. Sedangkan qanun lain yang menyangkut kepentingan masyarakat yang sudah disahkan pada tahun 2015 adalah Qanun tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Qanun tentang Retribusi Pelayanan Pasar, dan Qanun tentang Retribusi Izin Gangguan.

Selanjutnya Qanun tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Anak Yatim, Yatim Piatu dan Fakir Miskin. Lalu Qanun tentang Bangunan Gedung, Qanun tentang Kemaslahatan dan Ketertiban Umat, serta Qanun Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

Kami Bekerja Siang Malam
KETUA Panitia Legislasi (Panleg) DPRK Aceh Utara, Tgk Fauzan Hamzah SHI menyebutkan, untuk menuntaskan tiga qanun itu panleg bersama pimpinan dan seluruh anggota dewan bekerja siang dan malam, sehingga belum sampai tiga bulan sudah bisa disahkan. “Meskipun kita memburu dalam menuntaskan tiga qanun ini, tapi tetap mengikuti semua mekasnime,” ujar Tgk Fauzan.

Ke depan, kata Tgk Fauzan, panleg sudah mempersiapkan materi untuk penyusunan Qanun tentang Pukat Harimau, karena selama ini nelayan sangat resah dengan keberadaan pukat tersebut. “Qanun Pukat Harimau dan Pupuk serta qanun lainnya kita susun untuk membantu petani dan nelayan di Aceh Utara,” kata politisi Partai Aceh itu.

Segera Bentuk Perbup
WAKIL Ketua DPRK Aceh Utara, Abdul Mutaleb atau yang akrab disapa Taliban menyebutkan, dewan selama ini sudah melaksanakan tupoksinya dengan baik, seperti mengesahkan APBK 2016 tepat waktu, menyusun qanun dan mengawasi kinerja eksekutif. Namun, warga tak bisa mendapatkan manfaat dari qanun itu, jika Pemkab Aceh Utara tidak membentuk peraturan bupati (perbup).

“Kita berharap Pemkab segera membentuk Perbup dari sejumlah qanun yang sudah disahkan dewan. Dewan bekerja siang dan malam untuk pembahasan qanun, untuk melindungi masyarakat Aceh Utara yang bekerja sebagai petani dan nelayan,” ujar Taliban.

Pupuk Wajib Masuk Desa
WAKIL Ketua DPRK Aceh Utara, H Mulyadi CH menyebutkan, dengan adanya qanun inisiatif dari dewan tentang pengendalian dan pengawasan pupuk, ke depan distributor wajib menyediakan dan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada warga yang berhak melalui pengecer Badan Usaha Milik Gampong atau Desa (BUMG). “Produsen pupuk juga wajib memantau dan mengawasi terhadap ketersediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi agar pupuk tetap tersedia kepada petani,” demikian Mulyadi.

Harus Segera Dilaksanakan
WAKIL Ketua DPRK Aceh Utara, Saifuddin SH menyebutkan tujuan penyusunan qanun pengendalian dan pengawasan pupuk itu untuk melindungi petani miskin agar mudah mendapatkan pupuk. Karena itu diharapkan Pemkab segera membentuk Perbup dan segara menyosialisasikan qanun itu, sehingga masyarakat dapat mengetahuinya. “Legislastif sudah bekerja siang dan malam, karena itu kamo berharap Pemkab juga demikian,” katanya.

Patut Mendapat Apresiasi
SEKRETARIS DPRK Aceh Utara, Abdullah Hasbullah SAg MSM menyebutkan kinerja Dewan Aceh Utara patut diapreasi atas pengesahan tiga qanun dalam waktu yang singkat. Sebab selama ini agenda kerja DPRK Aceh Utara juga cukup padat, tapi masih berhasil mengesahkan tiga qanun. “Karena itu kita berharap dukungan kepada semua pihak, sehingga 15 qanun yang masuk dalam program legislasi daerah dapat direalisasi dengan baik,” ujar Sekwan.(adv) (uri/aradhia/ayanti/FD)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id