Kasatpol PP Pidie Jaya Dibangkupanjangkan | Aceh Uri.co.id

Aceh Uri.co.id

Menu

Kasatpol PP Pidie Jaya Dibangkupanjangkan

Kasatpol PP Pidie Jaya Dibangkupanjangkan
Foto Kasatpol PP Pidie Jaya Dibangkupanjangkan

* Ekses Kasus Penipuan

MEUREUDU – Bupati Pidie Jaya (Pijay), H Aiyub Abbas, Senin (25/9) siang resmi me-nonjob-kan atau membangkupanjangkan Dra Asiah MM, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) lewat SK bupati setempat nomor: PEG.821.2/130/2017. Ibu dua anak itu diperbantukan ke Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdkab) Pijay.

Dinonjobkan Asiah MM dikarenakan yang bersangkutan sejak awal Mei lalu resmi menjalani hukuman kurungan penjara empat tahun atas serangkaian kasus tindak penipuan yang ia lakukan.

Sebagai penggantinya, Bupati Pijay menunjuk Islamuddin MPd yang sebelumnya pelaksana pada Dinas Perhubungan (Dishub) Pijay.

“Islamuddin MPd dilantik sebagai pengganti dikarenakan Drs Asiah MM tersandung masalah hukum, sehingga jabatan Kasatpol PP dan WH telah kosong selama empat bulan lebih. Maka, mestilah ditunjuk penggantinya,” ujar Bupati Pijay, H Aiyub Abbas, kepada Serambi di Meureudu, Senin (25/9).

Sekadar background, sang wanita pemberani itu sejak Rabu, 3 Mei 2017, ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie saat masih menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Kasatpol PP dan WH) Pijay, karena diduga terlibat serangkaian penipuan.

Asiah ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Wanita di Gampong Tibang, Kecamatan Pidie, sebagai titipan jaksa setelah berkas dari pihak Reskrim Polres Pidie dinyatakan lengkap dalam kasus dugaan penipuan itu.

Kasatpol PP dan WH Pijay tersebut dilaporkan oleh beberapa korbannya dengan tuduhan mengambil uang diiringi janji akan memberikan proyek. Tapi, proyek yang dijanjikan itu tak pernah ada. Pihak yang dijanjikan merasa dikibuli.

Kini sosok perempuan pemberani dan tegas tersebut menjalani hukuman untuk mempertangungjawabkan segala tindakan yang pernah dilakukannya. “Terhitung Rabu (3/5) lalu Kajari langsung menahan Asiah, setelah berkas yang dilimpahkan polisi dinyatakan lengkap,” ujar Kajari Pidie, Efendi MH, kepada Serambi, Rabu (3/5).

Pihak Kejari Pidie menahan terdakwa selama 20 hari sebelum perkara ini dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sigli.

Menurut Efendi MH, Kasatpol PP dan WH Pijay itu dilaporkan warga karena kasus penipuan. Ia disebut-sebut mengambil uang dari beberapa warga dengan janji akan diberikan proyek.

Sebenarnya, kasus tersebut telah diupayakan damai, tapi tak membuahkan hasil, sehingga pihak yang memberikan uang melaporkan Asiah ke polisi. “Perbuatan tersangka diancam dengan pidana penjara setinggi-tingginya empat tahun,” katanya.

Selain Islamuddin MPd yang menggantikan Asiah, Wakil Bupati Pijay, Said Mulyadi MSi kemarin juga melantik dan mengambil sumpah delapan pejabat tinggi dan administrator di lingkungn Pemkab Pijay di ruang kerja Sekda setempat.

Kesembilan pejabat yang diambil sumpahnya itu adalah Syukri Itam SPd (sebelumnya sekretris) menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Drh T Bahruni dari Kepala Seksi Perencanaan dan Amdal pada Bidang Tata lingkungan DLH kini menjabat sebagai Sekretaris DLH, Drs Ramli MA dari Kabid Manajemen dan Pengasuhan Dinas Pendidikan Dayah (DPD) kini menjadi kepala dinas, Drs Muhammad Taib dari Kabid ketertiban Umum pada Satpol PP dan WH kini menjabat Kepala Satpol PP dan WH Pijay.

Selanjutnya Muslim SPd dari Sekretaris Dinas Pendidikan kini beralih menjadi Sekretaris DPD, Agussalim Umar MEd dari Sekretaris DPD kini menjadi Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Saifuddin MPd dari Sekretaris Dispora menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan, dan Jamaluddin SHI dari Kasi Ketertiban Umum Satpol PP dan WH menjadi Penjabat Kabid Ketertiban Umum Satpol PP dan WH Pijay. (c43) (uri/atrya/ratama/SP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Aceh Uri.co.id